Hardiyanto Kenneth Punya Harta Rp21,27 Miliar dan Utang Rp5 Miliar

AKURAT.CO Anggota DPRD Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan, Hardiyanto Kenneth, kembali menjadi sorotan publik usai menerobos jalur Transjakarta dan cekcok dengan anggota kepolisian di kawasan Pesing, Jakarta Barat.
Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periode pelaporan 2025 yang diumumkan KPK, Kenneth melaporkan total harta senilai Rp21.272.990.320. Namun, laporan tersebut juga mencatat kewajiban utang sebesar Rp5 miliar, sehingga total kekayaan bersihnya menjadi Rp16.272.990.320.
Dokumen LHKPN menunjukkan laporan tersebut disampaikan pada 26 Maret 2026 dan telah berstatus lengkap secara administratif. Nilai aset Kenneth berasal dari kepemilikan tanah dan bangunan, kendaraan, harta bergerak lainnya, kas dan setara kas, serta harta lainnya.
Baca Juga: Hardiyanto Kenneth Terobos Busway dan Intimidasi Polisi, BK DPRD Jakarta Didesak Ambil Langkah Tegas
Aset terbesar Kenneth berasal dari kepemilikan tanah dan bangunan senilai Rp4.072.000.000. Properti tersebut terdiri atas dua bidang tanah dan bangunan seluas masing-masing 146 meter persegi di Jakarta Barat, yang diperoleh dari hasil sendiri dengan nilai Rp3.050.000.000 dan Rp1.022.000.000.
Selain itu, Kenneth melaporkan dua unit Toyota Kijang Innova Zenix tahun 2024 berwarna abu-abu dan putih dengan nilai keseluruhan Rp874.000.000.
Dia juga memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp929.063.949, kas dan setara kas sebesar Rp15.364.318.984, serta harta lainnya senilai Rp33.607.387. Dalam laporan tersebut tidak tercantum kepemilikan surat berharga.
LHKPN juga mencatat Kenneth memiliki utang sebesar Rp5 miliar. Namun, dokumen tersebut tidak menjelaskan sumber maupun tujuan utang, melainkan hanya mencantumkan nilai kewajiban pada saat pelaporan.
Kenneth merupakan anggota DPRD Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan yang menjabat sejak 2019 dan kembali terpilih untuk periode 2024–2029.
Lahir di Medan pada 13 April 1981, Kenneth berasal dari keluarga sederhana. Ayahnya bekerja sebagai karyawan pabrik, sedangkan ibunya seorang guru. Setelah lulus SMA, ia menempuh pendidikan di Fakultas Hukum Universitas Esa Unggul, meraih gelar Sarjana Hukum pada 2009 dan Magister Hukum pada 2012.
Baca Juga: Polisi Selidiki Pengendara Mobil Arogan di Pesing Jakbar, Terobos Water Barrier hingga Hina Petugas
Setahun kemudian, dia menyelesaikan Magister Ilmu Kepolisian di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian. Pada 2021, Kenneth lulus Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) LXII Lemhannas RI dan dipercaya menjadi Ketua Ikatan Alumni PPRA Angkatan LXII.
Karier politik Kenneth dimulai di Partai Gerindra pada 2010. Dia maju sebagai calon anggota DPRD Jakarta pada Pemilu 2014, tetapi gagal terpilih. Pada tahun yang sama, dia bergabung dengan PDI Perjuangan.
Langkah itu membawanya ke Kebon Sirih setelah meraih 21.870 suara pada Pemilu 2019. Pada Pemilu 2024, perolehan suaranya meningkat menjadi 26.168 suara sehingga kembali terpilih sebagai anggota DPRD Jakarta.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








