Akurat Logo

23 Juli Memperingati Hari Anak Nasional, Ini Sejarah dan Tema HAN 2026

Nurma Nafisa Faradilla | 23 Juli 2026, 08:00 WIB
23 Juli Memperingati Hari Anak Nasional, Ini Sejarah dan Tema HAN 2026
Hari Anak Nasional 2026. (Logo HAN/ KemenPPPA)

AKURAT.CO Tanggal 23 Juli diperingati sebagai Hari Anak Nasional di Indonesia setiap tahunnya. Peringatan ini menjadi momentum penting untuk mengingatkan seluruh masyarakat tentang pentingnya memenuhi hak anak, memberikan perlindungan, serta menciptakan lingkungan yang aman agar anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.

Pada Hari Anak Nasional 2026, pemerintah kembali mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkolaborasi dalam mewujudkan Indonesia yang ramah anak. Selain mengusung tema baru, Hari Anak Nasional ke 42 tahun 2026 juga menjadi pengingat bahwa masa depan bangsa ditentukan oleh kualitas perlindungan, pendidikan, dan pengasuhan yang diterima anak sejak dini.

Mengapa 23 Juli Diperingati sebagai Hari Anak Nasional?

Baca Juga: 40 Ucapan Selamat Hari Anak Nasional 2026 yang Inspiratif untuk Anak, Orang Tua, dan Guru

Hari Anak Nasional diperingati setiap 23 Juli sebagai bentuk komitmen negara dalam menjamin kesejahteraan serta perlindungan anak Indonesia.

Mengacu pada Pedoman Hari Anak Nasional 2026 yang diterbitkan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak atau KemenPPPA, lahirnya Hari Anak Nasional berawal dari meningkatnya perhatian pemerintah terhadap pentingnya perlindungan anak sebagai generasi penerus bangsa.

Anak dipandang sebagai aset masa depan Indonesia yang memiliki hak untuk hidup, tumbuh, berkembang, memperoleh pendidikan, berpartisipasi, serta mendapatkan perlindungan dari berbagai bentuk kekerasan dan diskriminasi.

Sejarah Hari Anak Nasional

Sejarah Hari Anak Nasional tidak lepas dari disahkannya Undang Undang Nomor 4 Tahun 1979 tentang Kesejahteraan Anak pada 23 Juli 1979.

Undang undang tersebut menegaskan bahwa setiap anak berhak memperoleh pemeliharaan, pengasuhan, perlindungan, serta kesempatan untuk berkembang secara optimal, baik secara fisik, mental, maupun sosial.

Lima tahun kemudian, pemerintah menetapkan 23 Juli sebagai Hari Anak Nasional melalui Keputusan Presiden Nomor 44 Tahun 1984. Tanggal tersebut dipilih untuk mengenang momentum pengesahan Undang Undang Kesejahteraan Anak sekaligus memperkuat kepedulian seluruh masyarakat terhadap pemenuhan hak anak.

Sejak saat itu, Hari Anak Nasional diperingati setiap tahun sebagai ajakan kepada pemerintah, keluarga, sekolah, dunia usaha, hingga masyarakat untuk bersama sama menciptakan lingkungan yang aman, sehat, inklusif, dan mendukung tumbuh kembang anak.

Baca Juga: Kalender Jawa 23 Juli 2026: Watak Weton Kamis Legi, Sosok Berwibawa dengan Cita-Cita Tinggi

Tema Hari Anak Nasional 2026

Pada peringatan Hari Anak Nasional ke 42 Tahun 2026, KemenPPPA mengusung tema utama "Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan". Tema tersebut memiliki makna yang mendalam.

Sayang Anak mengajak seluruh masyarakat untuk menghargai anak sebagai individu yang memiliki hak, didengarkan pendapatnya, serta mendapatkan kasih sayang melalui pengasuhan yang positif, komunikasi yang sehat, dan dukungan emosional.

Lindungi menegaskan bahwa semua pihak memiliki tanggung jawab melindungi anak dari kekerasan, eksploitasi, diskriminasi, perundungan, penelantaran, hingga berbagai ancaman di ruang digital.

Sementara itu, Bangun Masa Depan menekankan pentingnya investasi pada pendidikan, kesehatan, pengembangan bakat, dan partisipasi anak agar mereka tumbuh menjadi generasi yang siap menghadapi tantangan masa depan.

Tujuh Subtema Hari Anak Nasional 2026

Selain tema utama, KemenPPPA juga menetapkan tujuh subtema yang dapat digunakan dalam berbagai kegiatan Hari Anak Nasional 2026.

Pertama, Lindungi Teman. Berbeda Itu Biasa, Berteman Itu Luar Biasa, Setara Tanpa Kekerasan.

Kedua, Kalau Aku Jadi Pemimpin Indonesia Tahun 2045.

Ketiga, Saring Sebelum Sharing. Jaga Pikiran dari Berita Bohong.

Keempat, Sekolahku Seru, Mimpiku Melaju.

Kelima, Stop Perkawinan Anak. Biarkan Aku Tumbuh dan Meraih Impian.

Keenam, Bangun Ketahanan Mental Anak, Wujudkan Generasi Tangguh dan Berdaya.

Ketujuh, Sahabat Baik Anti NAPZA.

Baca Juga: Piala AFF Putri: Bantai Laos 5-0, Timnas Indonesia Putri Sukses Pertahankan Gelar Juara

Makna Logo Hari Anak Nasional 2026

Logo resmi Hari Anak Nasional 2026 menampilkan ilustrasi tiga anak yang memegang Bendera Merah Putih.

Visual tersebut melambangkan bahwa seluruh anak Indonesia, termasuk anak penyandang disabilitas, memiliki kesempatan yang sama untuk meraih cita cita dengan dukungan keluarga, pendidikan, serta perlindungan yang memadai.

Penggunaan warna merah dan putih mencerminkan semangat nasionalisme, persatuan, optimisme, dan kebersamaan. Sementara garis berwarna abu abu menggambarkan dinamika pemenuhan hak anak yang harus dilakukan secara berkelanjutan sesuai kebutuhan masing masing anak.

Tujuan Hari Anak Nasional 2026

Peringatan Hari Anak Nasional 2026 memiliki sejumlah tujuan penting, di antaranya:

  • Meningkatkan kesadaran seluruh pemangku kepentingan terhadap pentingnya pemenuhan hak anak

  • Mendorong partisipasi masyarakat dalam mencegah berbagai bentuk kekerasan terhadap anak

  • Mendukung pelaksanaan Gerakan Nasional Ruang Aman Nyaman Anak secara berkelanjutan

  • Memperluas ruang partisipasi anak dalam berbagai kebijakan yang berkaitan dengan kehidupan mereka

Melalui peringatan Hari Anak Nasional, pemerintah berharap seluruh elemen masyarakat dapat bekerja sama menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak Indonesia sebagai generasi penerus bangsa.

Baca Juga: Jelang Muktamar NU, Menag Nasaruddin Umar Ikuti PKMNU di Gresik

FAQ

Siapa yang menetapkan tema Hari Anak Nasional 2026?

Tema, logo, dan pedoman Hari Anak Nasional 2026 ditetapkan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak atau KemenPPPA.

Apa tujuan memperingati Hari Anak Nasional?

Hari Anak Nasional bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pemenuhan hak anak, perlindungan anak, serta mendorong terciptanya lingkungan yang aman, sehat, dan ramah anak.

Apa makna logo Hari Anak Nasional 2026?

Logo Hari Anak Nasional 2026 melambangkan kesetaraan, perlindungan, semangat nasionalisme, serta harapan agar seluruh anak Indonesia dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.