Pemerintah Minta Semua Reruntuhan Diperiksa untuk Cari Korban Gempa di NTT

AKURAT.CO Pemerintah pusat bergerak cepat menangani dampak gempa bumi yang terjadi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Pemerintah menyiagakan bantuan dari pusat, apabila sewaktu-waktu dibutuhkan untuk mendukung penanganan di wilayah terdampak.
Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menjelaskan pemerintah juga langsung berkoordinasi dengan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Kepala Basarnas, serta Kepala BMKG.
"Pertama-tama tentunya kami menyampaikan duka cita yang mendalam terhadap adanya beberapa, yang dilaporkan kepada kami, ada beberapa korban meninggal dunia akibat gempa tersebut," kata Pras, Minggu (16/8/2026).
Baca Juga: Satu Rumah Sakit di Maumere Rusak Berat Terdampak Gempa
Dia mengatakan, BMKG sempat memberikan peringatan dini terkait potensi tsunami setelah gempa terjadi. Namun, peringatan tersebut telah dicabut. "Dan memang di beberapa tempat ada kenaikan muka air, tetapi masih tidak terlalu besar,” ujarnya.
Pemerintah pusat juga telah berkoordinasi dengan Gubernur NTT, untuk memastikan langkah mitigasi dan penanganan darurat dilakukan dengan cepat. Koordinasi tersebut melibatkan pemerintah daerah serta seluruh jajaran terkait, termasuk TNI dan Polri.
"Baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah dan seluruh jajaran terkait, termasuk TNI dan Polri, melakukan langkah-langkah mitigasi, melakukan langkah-langkah cepat tanggap darurat cepat untuk terutama segera mengatasi keadaan di awal-awal kejadian," jelasnya.
Pras menyebut terdapat laporan mengenai sejumlah bangunan yang mengalami kerusakan akibat gempa. Salah satunya berada di kawasan pelabuhan di Maumere. Selain itu, terdapat pula sejumlah kantor yang dilaporkan runtuh.
"Ada dilaporkan beberapa yang masih ada di reruntuhan, dan beberapa bangunan-bangunan, ada pelabuhan di Maumere, itu ada reruntuhan-reruntuhan dan kemudian ada beberapa kantor-kantor juga yang runtuh," ungkapnya.
Baca Juga: Dua Ribu Orang Mengungsi Terdampak Gempa NTT, Posko Penanggulangan Bencana Diaktifkan
Pemerintah meminta seluruh lokasi yang mengalami kerusakan segera diperiksa untuk memastikan kondisi masyarakat, serta menyelamatkan korban yang mungkin masih berada di bawah reruntuhan.
Di sisi lain, pemerintah pusat telah menyiagakan dukungan dari Jakarta untuk mengantisipasi kebutuhan penanganan di lapangan. Bantuan tersebut dapat segera dikerahkan apabila diperlukan.
"Kami juga men-stand by-kan di Halim bilamana sewaktu-waktu diperlukan bantuan dari pemerintah pusat, kami sudah siap siagakan," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






