Bangga, Ratusan Pelajar Sekolah Unggul Garuda Transformasi Lulus Seleksi Perguruan Tinggi Terbaik Dunia

AKURAT.CO Sebanyak 388 pelajar Sekolah Unggul Garuda Transformasi (SUGT) berhasil lulus seleksi masuk perguruan tinggi terbaik dunia, pada tahun ajaran 2025/2026. Angka ini naik 177 persen dari 140 siswa pada tahun ajaran 2024/2025.
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari, mengatakan bahwa program tersebut menunjukkan hasil nyata dalam menciptakan generasi yang unggul.
"Program Sekolah Unggul Garuda menunjukkan komitmen nyata pemerintah dalam mencetak generasi unggul di bidang sains dan teknologi, dengan capaian konkret berupa kenaikan 177 persen siswa yang berhasil menembus perguruan tinggi terbaik dunia," kata Qodari di Jakarta, dikutip Kamis (20/8/2026).
Baca Juga: Empat Sekolah Unggul Garuda Baru Resmi Beroperasi di Tahun Ajaran 2026/2027, Didik 307 Siswa
Para siswa tersebut diterima di berbagai perguruan tinggi ternama dunia, seperti University of New South Wales di Australia; Nanyang Technological University, Singapura, University of Toronto di Kanada atau University of California, Berkeley, Amerika Serikat. Sebagian lainnya diterima di University of Oxford di Inggris, Wageningen University & Research di Belanda, serta Paris Sciences et Lettres University di Prancis.
Demi mendukung penerimaan siswa-siswi SUGT di perguruan tinggi dunia, pemerintah juga menginisiasi kerja sama dengan perguruan tinggi dan mitra pendidikan luar negeri dijalankan melalui sejumlah program.
Antara lain persiapan Scholastic Assessment Test (SAT) dan International English Language Testing System (IELTS), penguatan bahasa asing selain Bahasa Inggris sesuai negara tujuan Beasiswa Garuda, pelatihan personal branding dan penulisan esai, penguatan karakter, serta fasilitasi pendaftaran ke perguruan tinggi terbaik dunia.
Selain itu, program juga mencakup penguatan riset kolaboratif di bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) yang melibatkan sejumlah perguruan tinggi negeri, seperti Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Padjadjaran (Unpad), dan Institut Pertanian Bogor (IPB), serta empat penyedia jasa profesional.
Program SUGT bertumpu pada tiga pilar utama, yakni memperluas akses bagi siswa dari berbagai latar belakang daerah dan ekonomi, menjadi inkubator pemimpin untuk membentuk karakter kepemimpinan generasi masa depan, serta mendorong prestasi akademik yang diiringi pengabdian kepada masyarakat.
Saat pertama kali diluncurkan pada Oktober 2025, pemerintah menetapkan 12 SUGT. Pada 2026, pemerintah menambah 30 SUGT baru sehingga total terdapat 42 SUGT yang tersebar di 15 provinsi.
"Secara sebaran, 42 SUGT tersebut berada di 15 provinsi dengan konsentrasi terbanyak di Jawa Barat yaitu 7 sekolah, disusul DKI Jakarta dan Jawa Tengah masing-masing 6 sekolah, Banten 4 sekolah, dan Aceh serta Yogyakarta masing-masing 3 sekolah," ujar Qodari.
Pemerintah menargetkan perluasan SUGT hingga mencapai 80 sekolah dalam lima tahun ke depan, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
"Untuk memenuhi target 80 SUGT dalam 5 tahun sesuai dengan mandat Presiden, pada tahun 2027 yang akan datang akan ditetapkan 20 SUGT baru dan pada tahun 2028 sebanyak 18 SUGT baru," tutup Qodari.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






