Akurat Logo

Kasad Kirim Kapal Rumah Sakit ke NTT, Penanganan Gempa Bakal Berlangsung hingga 3 Bulan

Putri Dinda Permata Sari | 20 Agustus 2026, 14:31 WIB
Kasad Kirim Kapal Rumah Sakit ke NTT, Penanganan Gempa Bakal Berlangsung hingga 3 Bulan
Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, memimpin pengiriman bantuan untuk warga terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). - Dok. Dispenad

AKURAT.CO Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, menegaskan penanganan warga terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) membutuhkan dukungan jangka panjang. TNI AD pun menyiapkan bantuan dan pelayanan kesehatan yang akan dievaluasi hingga dua-tiga bulan ke depan.

Hal itu disampaikan Maruli saat memberangkatkan Kapal ADRI XC II BM dari Dermaga Satuan Angkutan Air (Satangair) Pusat Pembekalan Angkutan Angkatan Darat (Pusbekangad), Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (19/8/2026).

Kapal ADRI XC II BM merupakan kapal rumah sakit milik TNI AD yang dilengkapi kamar operasi dan berbagai fasilitas medis. Kapal tersebut diberangkatkan bersama personel kesehatan serta bantuan logistik, untuk membantu masyarakat terdampak gempa di NTT.

Baca Juga: Tim Tanggap Bencana PP AMPG Mulai Bagikan Bantuan di Posko Pengungsi Korban Gempa Bumi NTT

Maruli mengatakan, penanganan bencana tidak boleh hanya mengandalkan bantuan awal. Menurutnya, kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak harus terus dipantau agar pemulihan dapat berjalan secara berkelanjutan.

"Kita harus punya napas panjang. Kalau hanya one hit, kirim selesai, saya kira penderitaan saudara-saudara kita akan berlanjut sampai beberapa bulan ke depan," ujar Maruli.

TNI AD akan terus mengevaluasi kondisi di lapangan dalam dua hingga tiga bulan mendatang. Evaluasi tersebut dilakukan untuk menentukan dukungan tambahan yang dibutuhkan masyarakat.

"Kita akan terus melakukan evaluasi dua-tiga bulan ke depan dan berpikir lagi apa yang diperlukan di wilayah bencana NTT," katanya.

Selain membawa bantuan logistik, kapal rumah sakit tersebut akan digunakan untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada warga terdampak. Fasilitas yang tersedia memungkinkan tenaga medis melakukan pemeriksaan hingga tindakan operasi bagi pasien yang membutuhkan.

TNI AD juga menyiapkan dukungan untuk evakuasi medis serta pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat di wilayah terdampak. Adapun bantuan yang dikirim meliputi dua unit ambulans, 50 drum BBM Pertalite, 35 drum Solar, 30 set tenda SG Type 1, 900 set velbed, 100 tandon air berkapasitas 1.200 liter, tiga unit truk, hingga berbagai kebutuhan pokok.

Baca Juga: Hari Kelima Gempa NTT, 253 Ton Bantuan Telah Dikirim Lewat Udara

Bantuan logistik tersebut antara lain 20 ton beras, 163 koli bekal ransum TNI, 5.000 boks Naraga, 1.000 karton air mineral, 1.000 botol minyak goreng, mi instan, susu, bubur bayi, pembalut wanita, pampers, serta pakaian layak pakai.

Maruli memastikan seluruh bantuan akan disalurkan berdasarkan kebutuhan masyarakat dan kondisi di masing-masing wilayah terdampak. Dalam prosesnya, TNI AD akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BNPB, BPBD, TNI-Polri, Basarnas, tenaga kesehatan, dan pihak terkait lainnya.

Menurutnya, koordinasi tersebut diperlukan agar penanganan bencana berjalan terpadu dan bantuan dapat diterima masyarakat secara tepat sasaran.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.