Akurat
Pemprov Sumsel

Penerapan Pancasila Mengalami Dinamika dari Masa ke Masa, Salah Satu Faktor Penyebab Dinamika Penerapan Pancasila Pada Tiap-tiap Periode Adalah?

Sultan Tanjung | 23 April 2024, 22:15 WIB
Penerapan Pancasila Mengalami Dinamika dari Masa ke Masa, Salah Satu Faktor Penyebab Dinamika Penerapan Pancasila Pada Tiap-tiap Periode Adalah?

AKURAT.CO Pancasila, sebagai dasar negara dan ideologi Indonesia, telah mengalami perjalanan panjang sejak awal kemerdekaan hingga saat ini.

Penerapan Pancasila mengalami dinamika yang dipengaruhi oleh berbagai faktor.

Salah satu faktor utama yang memengaruhi dinamika ini adalah perubahan kebijakan pemerintahan.

Mari kita telaah lebih lanjut bagaimana Pancasila diterapkan pada tiap periode sejarah:

  1. Masa Awal Kemerdekaan (1945-1959):

    • Pada masa ini, Pancasila dijadikan falsafah hidup bangsa dan dasar negara Indonesia. Warga Indonesia bertekad untuk melepaskan diri dari penjajahan dan menjadi bangsa yang mandiri. Namun, penerapan Pancasila di masa ini juga menghadapi tantangan:
      • Pemberontakan PKI: Pada 18 September 1948, terjadi pemberontakan PKI yang ingin mendirikan negara Soviet dengan ideologi komunis.
      • Pemberontakan Darul Islam/Tentara Islam Indonesia: Pemberontakan ini bertujuan menggantikan Pancasila dengan syariat Islam sebagai dasar negara.
      • Pemberontakan Republik Maluku Selatan (RMS): Pemberontakan ini ingin mendirikan negara sendiri.
      • Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia (PRRI) dan Permesta: Gerakan protes terhadap pemerintah pusat.
  2. Masa Orde Lama (1959-1966):

    • Pada masa ini, terjadi demokrasi terpimpin. Bangsa Indonesia masih berada dalam proses peralihan dari bangsa terjajah menjadi bangsa merdeka. Penerapan Pancasila memerlukan adaptasi dan menghadapi perbedaan pendapat:
      • Pemberontakan PKI (30 September 1965): D.N. Aidit melakukan pemberontakan untuk mengubah ideologi menjadi komunis.
  3. Masa Orde Baru (Soeharto):

    • Soeharto berusaha memulihkan kestabilan dan memajukan Indonesia. Upaya ini mencakup:
      • Repelita: Rencana Pembangunan Lima Tahun.
      • PEMILU: Proses pemilihan umum.
      • Pendidikan Penghayatan dan Pengamalan Pancasila: Meningkatkan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila.
      • Pemerataan Pembangunan: Mengurangi ketidaksetaraan antarwilayah.

Dalam perjalanan sejarah, Pancasila tetap menjadi pedoman dan identitas bangsa Indonesia.

Meskipun mengalami dinamika, nilai-nilai Pancasila terus menjadi landasan bagi kemajuan dan persatuan kita sebagai bangsa. 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.