MIND ID Ajak Masyarakat “Dengarkan Bumi” di Hari Lingkungan Hidup 2025

AKURAT.CO Holding Industri Pertambangan Indonesia, MIND ID, terus menunjukkan komitmennya dalam edukasi publik seputar kelestarian lingkungan. Melalui pendekatan inovatif, MIND ID menghadirkan berbagai program keberlanjutan yang memberi dampak nyata bagi alam Indonesia.
Dalam rangkaian Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025 di Jakarta, MIND ID dan Anggota Grup menghadirkan listening booth “Dengarkan Bumi”—sebuah ruang refleksi berbasis audio yang mengajak pengunjung menyimak bisikan bumi dan menghayati kembali makna keberlanjutan.
Edukasi inovatif ini menarik perhatian Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, yang turut hadir dan disambut oleh Direktur Utama MIND ID, Maroef Sjamsoeddin, di Assembly Hall JCC, Minggu (27/6/2025).
Baca Juga: MIND ID Siap Dorong Indonesia Jadi Pemain Kunci Industri EV Global
“Kami percaya bahwa alam juga punya suara. Kami ingin menumbuhkan empati. Bumi bukan hanya tempat berpijak, tapi sumber kehidupan yang terus memberi tanpa henti ,” ujar Maroef.
Adapun, booth ini terbagi dalam beberapa sesi audio tematik. Pengunjung diajak menyelami suara perut bumi—denting mesin tambang yang melambangkan sumbangsih mineral untuk membangun peradaban.
Kemudian, suara laut dan narasi pelestarian ekosistem bahari, termasuk penanaman mangrove dan pembangunan rumah bagi terumbu karang.
Dilanjutkan dengan suara hutan alami, hasil dari reforestasi kawasan pascatambang yang kini kembali menjadi rumah flora-fauna endemik.
Sesi paling menyentuh memperdengarkan tawa anak-anak—sebuah harapan akan masa depan yang lebih cerah.
Baca Juga: Perkuat Hilirisasi, MIND ID Dukung Pembentukan Ekosistem Industri EV
Sebagai penutup, pengunjung diminta merekam suara personal mereka yang dirangkai menjadi lagu pendek—sebuah pengingat bahwa kontribusi pada bumi dapat dimulai dari suara hati dan langkah kecil yang jujur.
Pengunjung juga mendapat souvenir ramah lingkungan, seperti tatakan gelas daur ulang, goodie bag, dan tumbler, yakni simbol nyata bahwa perubahan dimulai dari kebiasaan sederhana.
“Kami akan terus konsisten menghadirkan manfaat nyata bagi alam, dan kami berharap generasi masa depan kelak dapat menuai buah dari harapan yang kami tanam hari ini,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







