Akurat
Pemprov Sumsel

PCO: Lima Program Presiden Prabowo Saling Terpadu untuk Wujudkan Kemandirian Ekonomi Rakyat

Atikah Umiyani | 14 Agustus 2025, 10:48 WIB
PCO: Lima Program Presiden Prabowo Saling Terpadu untuk Wujudkan Kemandirian Ekonomi Rakyat

AKURAT.CO Tenaga Ahli Utama Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) RI, Hamdan Hamedan, memaparkan, lima program unggulan Presiden Prabowo Subianto dirancang sebagai satu kesatuan kebijakan terpadu guna mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.

Kelima program tersebut meliputi Makan Bergizi Gratis (MBG), Cek Kesehatan Gratis (CKG), Sekolah Rakyat, Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih, dan Pembangunan 3 Juta Rumah.

Paparan itu disampaikan Hamdan di hadapan para diaspora Indonesia lintas negara dalam Diaspora Global Summit 2yang digelar Indonesian Diaspora Network – United (IDN-U) di Jakarta, Rabu (13/8/2025).

Hamdan menjelaskan, kelima program ini mengintervensi sejak 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) hingga masyarakat mampu mandiri secara ekonomi.

Ia mengilustrasikan keterpaduan tersebut lewat kisah “Ani”, anak dari keluarga sederhana.

Baca Juga: NICE Perkuat Posisi Global, Resmi Bergabung dengan ICCA, UFI, dan AFECA

Sejak dalam kandungan, ibu Ani mendapat MBG untuk memenuhi kebutuhan gizi dan mencegah stunting. Saat memasuki TK dan SD, Ani tetap menerima MBG setiap hari.

Ia bersekolah di Sekolah Rakyat, sekolah gratis berasrama yang menyediakan pendidikan akademik, makan bergizi, pemeriksaan kesehatan rutin, dan pendidikan karakter.

Sementara itu, ayah Ani memperoleh pembiayaan dari Kopdes Merah Putih untuk memulai usaha, lepas dari jerat rentenir.

Ketika penghasilan keluarga stabil, mereka membeli rumah layak huni melalui program 3 Juta Rumah.

“Kemiskinan tidak boleh diwariskan. Semua program Presiden Prabowo pro-rakyat dan saling terhubung, membangun martabat rakyat dari lahir hingga mandiri,” tegas Hamdan.

Ia menambahkan, seluruh program tersebut telah berjalan dan akan diperkuat dengan target terukur untuk menghapus kemiskinan ekstrem secepat mungkin.

Presiden IDN-U, Profesor Herry Utomo, menyambut positif paparan tersebut.

Menurutnya, program seperti MBG, Sekolah Rakyat, dan CKG adalah kebijakan strategis yang di banyak negara terbukti membangun masyarakat sehat, cerdas, dan sejahtera.

“Kami para diaspora siap mendukung agar visi ini terwujud,” ujarnya.

Baca Juga: Andre Taulany Ungkap Alasan Mantap Bercerai: Enggak Cocok...

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.