Akurat Logo

Buka Ruang Ekonomi Baru Olahraga, Kemenpora Boyong Jakarta Hybrid Race ke ISS 2026

Dian Eko Prasetio | 20 Agustus 2026, 19:47 WIB
Buka Ruang Ekonomi Baru Olahraga, Kemenpora Boyong Jakarta Hybrid Race ke ISS 2026
Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga Kemenpora, Teuku Arlan Perkasa Lukman (tengah), dalam sesi jumpa pers penyelenggaraan Jakarta Hybrid Race di Kemenpora, Senayan, Jakarta, Kamis (20/8/2026). AKURAT.CO/Dian Eko Prasetio

AKURAT.CO, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) resmi menggandeng perusahaan industri kebugaran 20FIT untuk menggelar kompetisi kebugaran bergengsi bertajuk Jakarta Hybrid Race.

Ajang ini diproyeksikan menjadi highlight utama dalam helatan Indonesia Sport Summit (ISS) 2026.

Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga Kemenpora, Teuku Arlan Perkasa Lukman, menegaskan bahwa hadirnya ajang hybrid race ini dirancang untuk menjadikan ISS 2026 sebagai wadah interaksi terpadu bagi seluruh ekosistem dan industri olahraga nasional.

"Kami ingin menjadikan Indonesia Sport Summit ini sebagai suatu platform atau tempat di mana seluruh ekosistem olahraga akan berkumpul dan saling berinteraksi," kata Arlan dalam konferensi pers di Kemenpora, Kamis (20/8/2026).

Arlan membeberkan, tren olahraga kebugaran atau hybrid race tengah menggeliat sangat pesat di Indonesia. Sebagai gambaran, gelaran serupa di Jakarta pada akhir Juni lalu berhasil menyedot hingga 11.500 peserta.

Guna memfasilitasi antusiasme tinggi tersebut, Kemenpora dan 20FIT siap menyulap Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, menjadi arena perlombaan yang megah pada 11–13 September 2026 mendatang.

"Para peserta nanti akan menjajal delapan station dengan jarak setengah dari standar biasanya. Jadi harusnya jauh lebih ramai, lebih seru, dan tempo permainannya lebih cepat. Kalau biasa lari satu kilometer butuh empat menit, di sini mungkin bisa lebih kencang lagi," beber Arlan.

Dampak Ekonomi Nyata dan Dukungan All Out Kemenpora

Arlan menilai hybrid race tak sekadar ajang adu ketahanan fisik, tetapi juga terbukti memberikan dampak ekonomi nyata bagi industri olahraga.

Ia mencontohkan perkembangan hybrid race di China yang pada 2026 mampu membukukan nilai perputaran ekonomi hingga Rp22 miliar dari 7.660 peserta.

Atas dasar potensi besar tersebut, Kemenpora berkomitmen memberikan dukungan penuh demi menyukseskan Jakarta Hybrid Race, tak hanya dari sisi regulasi melainkan juga fasilitas pendukung.

"Kami hadir itu bukan cuma dalam bentuk doa, tetapi dalam bentuk dukungan keuangan, kemudahan insentif pajak, dan berbagai kemudahan administratif lainnya," tegasnya.

Sementara itu, Chief Operating Officer (COO) 20FIT, Novi Eastiyanto, mengapresiasi langkah cepat Kemenpora yang mendukung penuh wadah bagi para pegiat hybrid race di Tanah Air.

Pihaknya memastikan siap menyajikan arena pertandingan berstandar tinggi, program pelatihan khusus, hingga tim dokter dan fasilitas recovery bagi para peserta.

"Kami sadar tahun ini antusiasmenya sangat luar biasa. Banyak masyarakat yang bermigrasi, baik sementara maupun seterusnya, menjadi atlet hybrid race. Kami menyiapkan arena, program latihan, hingga tim medis demi memastikan performa para peserta tetap optimal," tutur Novi.

Acara konferensi pers peluncuran Jakarta Hybrid Race di ISS 2026 ini turut dihadiri oleh atlet elite hybrid race berdarah Amerika Serikat-Vietnam, Johnny Tieu, yang siap meramaikan persaingan di Jakarta.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.