Waspada! Setir Mobil Toyota Terasa Berat Bisa Jadi Tanda Kerusakan Serius

AKURAT.CO Setir mobil Toyota yang berat saat dibelokkan tak hanya mengganggu kenyamanan, tapi juga bisa menandakan masalah pada sistem kemudi. Kondisi ini berbahaya jika muncul tiba-tiba saat butuh manuver cepat di jalan.
Masalah ini bisa meningkatkan risiko kecelakaan, terutama jika dialami saat melaju di jalan tol. Pada mobil Toyota, penting untuk segera memeriksakan kondisi setir jika terasa tidak normal agar tetap aman di jalan.
Toyota menyarankan pengemudi untuk waspada terhadap gejala setir berat, baik pada sistem hidraulis maupun elektrik. Penanganan sejak dini dapat mencegah kerusakan lebih lanjut dan menjaga keselamatan selama berkendara.
Dikutip dari laman resmi Toyota, Minggu (6/7/2025), mobil umumnya menggunakan dua jenis sistem power steering, yaitu Hydraulic Power Steering (HPS) dan Electric Power Steering (EPS). Keduanya memiliki cara kerja dan keunggulan yang berbeda.
HPS menggunakan pompa hidrolik dan oli untuk meringankan putaran setir, umum digunakan pada mobil lama. Sementara EPS memanfaatkan motor listrik dan sensor, lebih efisien dan minim perawatan.
Untuk pengguna HPS, penting melakukan penggantian oli power steering secara berkala agar performa tetap optimal. Jangan tunggu sampai setir terasa berat karena bisa menandakan kerusakan.
Penyebab Umum Setir Mobil Berat:
1. Pompa power steering lemah
Pompa aus mengurangi tekanan hidrolik, membuat setir lebih berat.
2. Oli power steering bermasalah
Oli kotor, mengental, atau kurang volumenya bisa mengganggu kinerja sistem.
3. Kebocoran sistem hidraulis
Kebocoran kecil bisa mengurangi tekanan dan membuat kemudi berat.
4. Kerusakan komponen EPS
Untuk EPS, kerusakan pada motor atau sensor bisa menyebabkan sistem tidak berfungsi maksimal.
Solusi Mengatasi Setir Berat:
Segera bawa mobil ke bengkel resmi jika setir terasa berat. Mekanik akan memeriksa kondisi oli, mendeteksi kebocoran, mengecek pompa dan rack steer, serta melakukan pemindaian sistem elektronik pada mobil dengan EPS.
Menangani masalah sejak awal bisa mencegah kerusakan yang lebih parah. Selain itu, hal ini juga penting untuk menjaga keselamatan saat berkendara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 8Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal






