Bukan Sembarang Rantis, Ini Sejarah dan Keunggulan Barracuda Andalan TNI Polri!

AKURAT.CO Barracuda adalah jenis kendaraan taktis lapis baja yang banyak digunakan oleh kepolisian dan militer di berbagai negara, termasuk Indonesia.
Di Tanah Air, kendaraan ini dikenal karena kemampuan mobilitasnya yang tinggi dan ketahanannya terhadap berbagai ancaman dalam situasi keamanan yang rawan.
Baca Juga: Beredar Kabar Pengemudi Ojol Meninggal Dunia Usai Terlindas Mobil Brimob
Sejarah Masuknya Barracuda ke Indonesia
Barracuda pertama kali diperkenalkan di Indonesia sekitar dekade terakhir sebagai bagian dari upaya modernisasi armada kepolisian, terutama untuk Unit Brimob (Brigade Mobil).
Kendaraan ini dirancang untuk menghadapi situasi darurat, termasuk pengendalian massa, operasi anti-teror, dan pengamanan daerah rawan konflik.
Barracuda menjadi populer karena desainnya yang tangguh, mampu menahan benturan, ledakan ringan, dan tembakan senjata api.
Selain itu, kendaraan ini memiliki kapasitas penumpang yang cukup untuk tim operasi serta ruang untuk membawa perlengkapan taktis.
Selama bertugas di Indonesia, Barracuda telah terlibat dalam berbagai operasi penting, baik untuk TNI maupun Polri.
- Penggunaan oleh TNI: Barracuda digunakan oleh satuan-satuan khusus TNI, seperti Komando Pasukan Khusus (Kopassus), untuk operasi antiterorisme dan pengamanan wilayah.
Kemampuannya yang serbaguna sangat membantu dalam berbagai skenario, mulai dari patroli di perbatasan hingga pengintaian di daerah konflik.
- Penggunaan oleh Polri: Barracuda menjadi andalan Korps Brigade Mobil (Brimob) Polri.
Kendaraan ini sering terlihat dalam pengamanan demonstrasi besar, penanggulangan huru-hara, dan operasi pengejaran kelompok kriminal bersenjata.
Keunggulan perlindungan balistiknya membuat Barracuda menjadi "benteng bergerak" bagi personel Brimob di lapangan.
Spesifikasi dan Keunggulan Barracuda
Barracuda memiliki spesifikasi yang mumpuni untuk mendukung tugas-tugas berat.
Ditenagai oleh mesin diesel yang kuat, kendaraan ini mampu melaju dengan kecepatan maksimal sekitar 100 km/jam di jalan raya.
Tak hanya itu, Barracuda juga dibekali dengan berbagai fitur canggih, seperti:
1. Perlindungan Balistik: Lapisan baja yang tebal mampu menahan tembakan dari berbagai jenis senjata ringan dan pecahan granat. Ini menjamin keamanan personel di dalamnya saat berhadapan dengan situasi berbahaya.
2. Sistem Kendali Senjata: Dilengkapi dengan Remote Control Weapon System (RCWS), operator bisa mengoperasikan senapan mesin dari dalam kendaraan tanpa harus terpapar langsung oleh tembakan musuh.
3. Kemampuan Amfibi: Meskipun berukuran besar, Barracuda didesain agar dapat beroperasi di medan berat, termasuk menyeberangi perairan dangkal.
4. Tahan Ranajau: Bagian bawah kendaraan dirancang khusus untuk mengurangi dampak ledakan ranjau atau IED (Improvised Explosive Device), menjadikannya pilihan ideal untuk operasi di daerah konflik.
5. Kapasitas Angkut: Mampu menampung hingga 12 personel, Barracuda sangat efektif untuk operasi pengintaian, patroli, atau pengangkutan pasukan khusus.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








