Cara Menanjak dengan Mobil CR-V agar Lebih Aman dan Bertenaga

AKURAT.CO Mengemudikan mobil matic di tanjakan sering dianggap rumit dan kurang bertenaga dibanding transmisi manual, termasuk saat menggunakan mobil CR-V. Padahal, jika tekniknya tepat, mobil matic mampu menanjak dengan stabil dan aman.
Kesalahan saat mengoperasikan transmisi di tanjakan sering membuat mobil CR-V mundur dan membahayakan pengguna lain. Karena itu, pengemudi perlu memahami cara kerja transmisi matic saat menghadapi medan menanjak.
Untuk berkendara di tanjakan, pengendara harus tetap tenang dan sigap agar tidak salah langkah, terutama saat kondisi macet atau jalur curam. Mobil CR-V yang tidak dikendalikan dengan benar bisa kehilangan tenaga dan berisiko berhenti di tengah tanjakan.
Dikutip dari laman resmi Honda, Senin (17/11/2025), teknik menanjak yang tepat sangat penting untuk menjaga performa kendaraan tetap optimal. Berikut cara menanjak menggunakan mobil matic, termasuk bagi pemilik mobil CR-V:
1. Pahami fungsi kode pada tuas transmisi
Pengemudi perlu mengenali setiap posisi pada tuas transmisi otomatis, mulai dari P (parkir), R (mundur), N (netral), hingga D (maju). Selain itu terdapat pilihan D3, D2 dan D1/L yang berfungsi seperti gigi rendah pada mobil manual untuk kondisi tertentu.
2. Sesuaikan posisi transmisi dengan tingkat kecuraman
Untuk tanjakan ringan hingga sedang, gunakan minimal D2 agar mobil lebih mudah melaju. Jika tanjakan semakin curam atau kondisi macet merayap, pindahkan ke D1 atau L untuk mendapatkan tenaga lebih besar seperti gigi satu pada mobil manual.
3. Hindari menginjak rem saat berpindah dari D ke D2 atau D1
Saat memindahkan tuas dari D ke gigi rendah, jangan menekan rem terlalu dalam atau melepasnya sepenuhnya. Gunakan tombol pada tuas persneling untuk memindahkan posisi dengan aman.
4. Latihan rutin di jalan menanjak
Agar lebih mahir, biasakan berlatih menggunakan mobil matic di jalur menanjak. Latihan membantu pengemudi memahami respons mobil, termasuk pada mobil CR-V dan membuat akselerasi lebih halus seperti mengemudi mobil manual.
5. Jangan pakai mode D di tanjakan curam
Mode D membuat transmisi otomatis berpindah gigi sesuai putaran mesin. Ketika tenaga mulai hilang, pengemudi biasanya menekan gas lebih dalam, tetapi transmisi bisa tetap berada di gigi tinggi.
Untuk mendapatkan tenaga yang lebih besar, mulailah dengan gigi rendah seperti D1 atau D2. Setelah mobil cukup cepat dan putaran mesin meningkat, barulah geser kembali ke posisi D.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal






