Akurat
Pemprov Sumsel

Lewat Inovasi Ini, Indonesia Bisa Geser Thailand sebagai Kiblat Modifikasi Ekstrem Otomotif Dunia

Rizky Dewantara | 3 Februari 2026, 23:46 WIB
Lewat Inovasi Ini, Indonesia Bisa Geser Thailand sebagai Kiblat Modifikasi Ekstrem Otomotif Dunia

AKURAT.CO Indonesia saat ini tengah dilirik oleh dunia, usai merilis karya modifikasi mesin ekstrem, dengan konversi cylinder head Yamaha Mio (5TL) standar menjadi sistem 6-klep dari Tim Johan Garage.

Inovasi tersebut selama ini dianggap mustahil untuk dilakukan, namun akhirnya bisa dipatahkan oleh anak bangsa asal Bojonegoro ini. Bahkan, dari inovasi ini, Indonesia digadang bisa menggeser posisi Thailand sebagai kiblat modifikasi mesin ekstrem.

Bukan sekadar pamer jumlah katup, Tim Johan Garage membongkar habis logika engineering konvensional. Di ruang bakar yang sangat sempit, mereka berhasil menanamkan tiga katup isap (21mm, 19mm, 21mm) serta tiga katup buang (19mm, 17mm, 19mm).

Baca Juga: BBM Euro 5 dari Kilang Balikpapan Dukung Industri Otomotif Modern, Mesin Jadi Lebih Bersih

"Mio 6-klep ini adalah bukti nyata kalau kita bisa, kita mampu, dan kita lebih presisi. Kami melakukan validasi dengan hardness tester untuk memastikan cylinder head ini layak dan aman untuk di gaspol, bukan cuma buat pajangan," kata sang founder Johan Garage, Selasa (3/2/2026).

Seluruh komponen seperti noken as hingga platuk, dikerjakan secara custom melalui Jorg Lathe dengan perhitungan matematis yang sangat matang.

Kekuatan Tim dan Sosok Gen Z Jonegoro

Hasil hebat ini adalah bukti nyata kalau Tim Johan Garage punya skill selevel mekanik dunia. Keberhasilan ini tidak lepas dari kepemimpinan sang owner yang ternyata adalah pemuda Gen Z asli keturunan Bojonegoro.

Walaupun masih belia, dia terbukti bisa bersaing dengan para senior kelas dunia dan sukses membangun sistem kerja yang bikin hal 'mustahil' bisa jadi kenyataan di tangan timnya.

Biarpun sukses merantau di pusat industri, sifat ulet dan pantang menyerah khas "Wong Jonegoro" tetap jadi kunci sukses di setiap karya timnya. Tantangan membangun 6-klep ini disebut sebagai "mimpi buruk" karena titik temu ujung batang klep dengan baut platuk harus benar-benar akurat 100 persen.

Baca Juga: Airlangga: Insentif Otomotif Perlu Dievaluasi, Investasi EV Meningkat

"Sedikit saja meleset, maka seluruh kerja keras harus dibuang dan dimulai kembali dari nol," imbuhnya. 

Sukses di level global tidak membuatnya lupa daratan. Sang owner memiliki visi besar untuk membuka lapangan kerja di kampung halaman supaya anak muda Bojonegoro bisa mendapatkan skill hebat dan bekerja di industri kelas dunia. Merantau untuk belajar, pulang untuk membangun.

Kini, dengan lahirnya inovasi 6-klep pertama di dunia berbasis cylinder head standar ini, sebuah standar baru otomotif lahir dan diakui secara global. Saatnya dunia tahu kalau anak daerah punya nyali dan taring yang tajam.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.