Akurat Logo

Motor Matik Yamaha Kamu Sering Tak Nyala Saat Posisi Kontak On? Ini Penyebab dan Solusinya

Yosi Winosa | 27 April 2026, 15:02 WIB
Motor Matik Yamaha Kamu Sering Tak Nyala Saat Posisi Kontak On? Ini Penyebab dan Solusinya
CCU

AKURAT.CO Pernahkan kamu menghidupkan motor matik Yamaha dengan memposisikan anak kunci ke on namun motor tetap mat atau tak nyala? Jangan buru-buru berpikir masalahnya disebabkan oleh aki yang habis semata sehingga harus diganti.

Faktanya, banyak faktor yang membuat, dalam kondisi tersebut, motor tak nyala. Aki motor yang habis jelas akan membuat aliran kelistrikan di motor matik Yamaha kamu terputus sehingga motor tak akan menyala saat dikontak on. Tapi penyebabnya tak selalu aki yang rusak atau habis sehingga masalah cukup diselesaikan dengan cara mengisi ulang atau mengganti aki semata.

Andi, teknisi di bengkel resmi Yamaha di salah satu dealer di Kota Depok mengaku kerap menerima komplain atau keluhan soal motor tak hidup karena aki tak mengisi atau tekor. Salah satu penyebabnya menurutnya adalah pengguna motor matik Yamaha kerap lupa memposisikan anak kunci ke posisi tengah (open), bukan ke kiri (off).

Baca Juga: Rekomendasi Motor Matik Dengan Harga Di Bawah Rp20 Juta, Pas Untuk Mobilitas Harian

Seperti diketahui, motor matik Yamaha keluaran terbaru yang masih menggunakan anak kunci (belum keyless) umumnya punya 3 posisi di kontak. Kiri untuk mematikan, tengah untuk membuka jok motor ataupun tutup tanki BBM serta kanan untuk menghidupkan motor.

"Baru kemarin ada konsumen komplain motornya (NMax dan Aerox) enggak mau hidup pas dikontak, motor enggak dia pakai sehari dan padahal rajin dipanasi setiap hari. Ternyata dia lupa memposisikan anak kunci ke kiri (posisi off) melainkan diposisikan di tengah (standby). Padahal posisi itu juga akan menguras aki," ujar Andi.

Penyebab yang paling sering, lanjut Andi, adalah kegagalan pada device CCU (Communication Control Unit). Alat ini posisinya berdekatan dengan aki dan berfungsi sebagai "otak" yang menghubungkan motor matik Yamaha dengan smartphone konsumen lewat bluetooth (aplikasi Y-Connect).

Sederhananya, seumpama flashdisk ditempeli GPS yang menempel pada laptop. Device yang pertama kali disematkan tahun 2020 pada All New NMax 155 Connected/ABS ini berfungsi untuk memantau data berkendara, kondisi oli, lokasi parkir, dan notifikasi pesan/telepon. Saat ini CCU Yamaha sudah berkembang hingga generasi ke-13.

"Dari (CCU) generasi ke-5, sampai ke-11 bahkan sampai yang terbaru kemarin generasi ke-13 pun, masalahnya masih sama. CCU sering membuat aki tekor. Enggak cuma di motor yang masih pakai anak kunci, tapi yang keylesspun sama isunya. Biasanya kalau ini tidak terselesaikan di tingkat mekanik, kami konsultasi dengan pemilik dealer hingga pusat," imbuh Andi.

Solusi Motor Matik Yamaha Tak Nyala Saat Posisi Kontak On

Solusi paling praktis saat ini, menurut Andi, adalah mencopot CCU dari motor. Dengan demikian, aki motor matik Yamaha kamu tak akan lagi tekor dan membuat motor sering tak nyala saat posisi kontak On.

Solusi lain adalah selalu posisikan anak kunci di posisi off (kiri). Dengan demikian, kamu bisa mencegah pemborosan aki atau aki tekor pada motor matik Yamaha kamu.

"Pernah juga ada konsumen yang sudah saya copot CCU nya, tapi karena dia penasaran dia pasang lagi sendiri. Dan terjadilah lagi kasus motornya tak menyala padahal posisi kontak on," aku Andi.

CCU, Teknologi Canggih Kurang Teruji?

Device seharga Rp371.000 ini sejatinya puya fungsi yang mutakhir. Bayangkan saja, perangkat ini punya banyak fitur canggih, termasuk pengecekan kondisi motor realtime dimana CCU memungkinkan pengguna memantau kondisi oli mesin dan voltase aki secara real-time melalui smartphone, memberikan rekomendasi waktu servis yang tepat.

Lalu mengetahui lokasi parkir terakhir yang mencatat lokasi di mana motor terakhir kali diputuskan sambungan Bluetooth-nya dengan ponsel, memudahkan pelacakan lokasi motor.

Juga data berkendara (revs dashboard & riding log) yang menampilkan data berkendara seperti efisiensi bahan bakar (Eco), kecepatan, bukaan gas, hingga peta perjalanan. Termasuk juga peringatan malfungsi jika terjadi masalah pada mesin atau komponen motor, CCU akan mengirimkan notifikasi melalui aplikasi Y-Connect.

Tak kalah penting, notifikasi telepon dan pesan dimana layar instrument cluster motor dapat menampilkan notifikasi telepon, pesan SMS, atau email masuk saat berkendara. Ada juga peringkat atau ranking efisiensi dimana konsumen bisa berpartisipasi dalam peringkat miliage (jarak tempuh) dan efisiensi bahan bakar dengan pengguna Yamaha lainnya secara regional maupun global.

Namun sebuah alat tetaplah alat yang tak luput dari error. Malfungsi bisa terjadi pada modul CCU, yang menyebabkan perangkat tidak masuk ke mode sleep (tidur) saat motor dimatikan. Akibatnya, arus listrik tetap tersedot (arus standby terlalu besar) yang menyebabkan aki drop dalam hitungan hari.

Lalu juga bisa terjadi kerusakan sensor pada komponen di dalam CCU sendiri sehingga memicu gangguan pada sistem kelistrikan keseluruhan, yang seringkali ditandai dengan aki tekor.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.