Akurat Logo

Ciri-ciri Mobil Bekas Banjir yang Wajib Dikenali Sebelum Membeli

Redaksi Akurat | 25 Mei 2026, 23:32 WIB
Ciri-ciri Mobil Bekas Banjir yang Wajib Dikenali Sebelum Membeli
Membeli Mobil

AKURAT.CO Membeli mobil bekas memang bisa jadi pilihan cerdas untuk menghemat biaya, tapi harus hati-hati agar tidak salah pilih.

Salah satu risiko terbesar saat membeli mobil bekas adalah membeli mobil bekas banjir.

Agar tidak tertipu, berikut ciri-ciri mobil bekas banjir yang perlu diperhatikan sebelum memutuskan untuk membeli.

Apakah Mobil Bekas Banjir Aman?

Dilansir dari Adira, mobil bekas banjir memang bisa dipakai kembali jika kerusakannya ringan dan diperbaiki secara profesional, namun keamanannya tetap diragukan karena risiko kerusakan jangka panjang.

Air banjir yang mengandung lumpur dan zat korosif bisa merusak mesin, sistem rem, dan kelistrikan, bahkan memicu karat pada rangka.

Meski tampil bersih, mobil seperti ini masih berpotensi mengalami korsleting atau penurunan performa mesin.

Karena itu, harga jualnya biasanya lebih murah, tapi tidak direkomendasikan untuk penggunaan jangka panjang.

Ciri-ciri Mobil Bekas Banjir

Harga yang Terlalu Murah 

Banyak orang yang mudah tergiur karena harga mobil terlalu murah dibandingkan yang ada di pasaran.

Padahal harga yang terlalu murah bisa menjadi salah satu ciri mobil bekas banjir. Maka, perlu berhati-hati dan mengetahui harga pasar dari mobil bekas supaya tidak salah beli. 

Karatan 

Kita perlu perhatikan setiap bagian dari mobil, terutama bagian baut di rem tengah, bumper dan bagian detail lainnya. Jika bagian-bagian tersebut berkarat maka itu adalah ciri bahwa mobil tersebut bekas banjir.

Aroma Lembap atau Bau Apek 

Ciri paling mudah dikenali dari mobil bekas banjir adalah adanya bau apek atau lembap di bagian interior. Bau ini muncul karena air banjir yang menggenang meninggalkan kelembapan pada karpet, jok, dan bagian dalam dashboard.

Warna Oli Berubah Menjadi Keruh dan Putih 

Tanda lain bahwa mobil pernah terendam banjir bisa terlihat dari warna oli mesin yang tidak normal. Biasanya, oli yang sudah tercampur air akan berubah menjadi keruh keputihan, mirip warna susu, bukan bening kekuningan seperti biasanya. 

Periksa Bagian Mesin 

Untuk memastikan mobil tidak pernah terendam banjir, sebaiknya minta bantuan mekanik terpercaya memeriksa bagian mesin.

Mereka bisa menemukan sisa lumpur atau endapan kotoran yang menjadi tanda mobil pernah kebanjiran. Hal ini penting karena mobil bekas banjir bisa kehilangan garansi pabrikan, meski kerusakannya tidak terlihat jelas.

Lakukan Test Drive

Saat test drive, pastikan seluruh komponen elektronik mobil berfungsi normal, seperti audio, lampu, wiper, dan power window. Uji lebih dari sekali untuk memastikan tidak ada gangguan. Mobil bekas banjir umumnya menunjukkan gejala mesin sulit menyala atau sistem listrik bermasalah.

Bagian Soket Listrik Menguning

Waspadai jika bagian soket listrik mobil tampak menguning, karena seharusnya komponen ini berwarna putih bersih.

Perubahan warna pada soket biasanya disebabkan oleh paparan air dalam waktu lama, menandakan mobil kemungkinan besar pernah terkena banjir.

Shera Amalia Ghaitsa (Magang)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

R
R