Daftar Harga Mobil Listrik Juni 2026: Meroket Naik hingga Rp100 Juta!

AKURAT.CO Kabar mengejutkan datang bagi Anda yang sedang berencana meminang kendaraan ramah lingkungan di pertengahan tahun ini.
Memasuki bulan Juni 2026, sejumlah produsen otomotif besar di Indonesia resmi melakukan penyesuaian tarif dengan kenaikan harga yang cukup signifikan, mulai dari Rp6 juta hingga menembus Rp100 juta per unit.
Lonjakan ini dipicu oleh berbagai faktor global mulai dari fluktuasi nilai tukar mata uang, meningkatnya biaya logistik, hingga penyesuaian skema insentif pajak kendaraan listrik nasional.
Mengapa Harga Mobil Listrik Tiba-Tiba Naik Tajam?
Kenaikan harga yang terjadi serentak di bulan Juni 2026 ini tentu membuat calon konsumen harus menghitung ulang anggaran mereka.
Menurut pengamat industri otomotif, salah satu pemicu utamanya adalah lonjakan harga bahan baku baterai lithium-ion global yang kembali tidak stabil dalam beberapa bulan terakhir.
Selain itu, kuota insentif PPN DTP (Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah) untuk beberapa tipe mobil listrik rakitan lokal (CKD) dilaporkan telah mengalami transisi kebijakan baru.
Akibatnya, model-model impor utuh (CBU) maupun mobil listrik premium berkapasitas baterai besar menjadi sektor yang paling terdampak oleh penyesuaian tarif baru ini.
Daftar Estimasi Harga Mobil Listrik Juni 2026
Bagi Anda yang ingin memantau pasar, berikut adalah rangkuman peta harga terbaru mobil listrik di Indonesia per Juni 2026 setelah mengalami lonjakan harga:
Segmen Pasar / Model | Estimasi Rentang Harga Terbaru (Rp) | Catatan Kenaikan |
Segmen Kompak / City Car (Wuling Air ev, Seres E1, dll) | Rp195.000.000 - Rp310.000.000 | Naik sekitar Rp6 Juta - Rp12 Juta karena penyesuaian biaya logistik lokal. |
Segmen Medium SUV & Crossover (BYD Atto 3, Hyundai Ioniq 5, Chery Omoda E5) | Rp420.000.000 - Rp780.000.000 | Naik sekitar Rp20 Juta - Rp45 Juta akibat penyesuaian tarif komponen impor. |
Segmen Premium & Mewah (BMW iX, Mercedes-Benz EQ, Porsche Taycan) | Rp1.500.000.000 - Rp3.200.000.000 | Mengalami lonjakan tertinggi hingga Rp100 Jutakarena pengaruh kurs dan pajak barang mewah. |
Strategi Cerdas Membeli Mobil Listrik di Tengah Kenaikan Harga
Meskipun tren harga sedang merangkak naik, bukan berarti impian Anda untuk beralih ke kendaraan bebas emisi harus kandas begitu saja. Anda bisa menerapkan beberapa strategi berikut:
Incar Stok Produksi Terdahulu (NIK Lama): Tanyakan kepada pihak dealer apakah mereka masih memiliki unit dengan Nomor Identifikasi Kendaraan (NIK) tahun produksi beberapa bulan lalu. Biasanya, unit stok lama ini masih dijual dengan harga sebelum kenaikan resmi Juni ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 4Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9PPh Final Royalti 1,5 Persen bagi Penulis Diberlakukan, Perkuat Ekosistem Literasi Nasional
- 10Kasus Penipuan Kripto Jalan di Tempat, Polda Metro Jaya Diminta Segera Beri Kepastian Hukum









