Akurat Logo

DFSK Buka Pre-Booking E5 Plus, PHEV 1.400 Km Siap Masuk Pasar RI

Esha Tri Wahyuni | 24 Juni 2026, 11:17 WIB
DFSK Buka Pre-Booking E5 Plus, PHEV 1.400 Km Siap Masuk Pasar RI
DFSK membuka pre-booking E5 Plus mulai 23 Juni-28 Juli 2026. SUV PHEV ini diklaim mampu menempuh jarak gabungan hingga 1.400 km.

AKURAT.CO PT Sokonindo Automobile resmi membuka periode pre-booking DFSK E5 Plus mulai 23 Juni hingga 28 Juli 2026.

Langkah ini menandai masuknya kendaraan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) pertama DFSK di Indonesia sekaligus upaya perusahaan memanfaatkan pertumbuhan pesat pasar kendaraan elektrifikasi, khususnya segmen plug-in hybrid.

DFSK E5 Plus hadir sebagai SUV midsize enam penumpang dengan konfigurasi captain seat. Mobil ini mengusung teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle yang diklaim mampu menempuh jarak gabungan hingga 1.400 kilometer berdasarkan standar New European Driving Cycle (NEDC), serta memiliki kemampuan berkendara murni listrik hingga 140 kilometer dalam sekali pengisian daya.

Baca Juga: DFSK Jadikan RI Basis Produksi Model E5 Plus

Chief Operating Officer PT Sokonindo Automobile, Franz Wang, mengatakan peluncuran E5 Plus menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk menjawab perubahan kebutuhan konsumen yang semakin mengarah pada kendaraan berteknologi ramah lingkungan.

"Tahun ini menjadi momentum penting bagi DFSK. Di tengah perayaan lebih dari 20 tahun perjalanan global, kami terus memperkuat pemahaman terhadap kebutuhan konsumen melalui riset pasar yang mendalam di berbagai segmen. Insight tersebut menjadi landasan kami dalam menghadirkan produk dan layanan yang semakin relevan dan adaptif terhadap perubahan kebutuhan konsumen," ujar Franz Wang dalam acara Pre-Book DFSK di Jakarta, Selasa (23/6/2026).

Selama masa pre-booking, konsumen cukup membayar booking fee sebesar Rp5.000 untuk mengamankan unit. DFSK juga menawarkan berbagai keuntungan tambahan dengan total nilai mencapai Rp60 juta, mulai dari layar hiburan keluarga 15,6 inci, wall charger 7 kW, gratis servis berkala hingga lima tahun atau 100.000 kilometer, hingga perlindungan asuransi dari mitra pembiayaan terpilih.

Direktur Sales Center PT Sokonindo Automobile, Cing Hok Rifin mengatakan, E5 Plus dirancang untuk menggabungkan efisiensi energi, performa, dan kenyamanan dalam satu kendaraan.

"DFSK E5 Plus hadir sebagai wujud evolusi produk yang mengedepankan efisiensi, kenyamanan, dan teknologi dalam satu kesatuan. Dengan dukungan Smart Power System DE-i serta baterai PHEV berkapasitas tinggi, model ini menghadirkan efisiensi optimal sekaligus menjaga performa dan kenyamanan berkendara di berbagai kondisi," kata Cing Hok Rifin.

Kehadiran DFSK E5 Plus terjadi di tengah perubahan peta pasar otomotif nasional. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) menunjukkan penjualan kendaraan elektrifikasi terus meningkat sepanjang 2025.

Penjualan kendaraan listrik yang mencakup hybrid, plug-in hybrid, dan battery electric vehicle mencapai 175.144 unit, naik dari 103.228 unit pada tahun sebelumnya.

Baca Juga: DFSK Kenalkan Logo dan Slogan Global Baru, Tegaskan Komitmen Jangka Panjang Lewat Strategi Drives for Better

Di antara seluruh segmen kendaraan elektrifikasi, PHEV menjadi kategori dengan pertumbuhan paling agresif. Penjualan PHEV melonjak dari hanya 136 unit pada 2024 menjadi 5.270 unit sepanjang 2025.

Kenaikan tersebut menunjukkan semakin besarnya minat konsumen terhadap kendaraan yang mampu menggabungkan efisiensi motor listrik dan fleksibilitas mesin bensin.

Sekretaris Jenderal GAIKINDO, Kukuh Kumara, sebelumnya juga memperkirakan tren kendaraan hybrid dan plug-in hybrid akan terus tumbuh seiring transisi industri otomotif menuju kendaraan rendah emisi.

Pada periode Januari-September 2025 saja, penjualan mobil hybrid nasional mencapai 47.450 unit.

Masuknya DFSK E5 Plus dinilai menjadi langkah strategis karena memperluas pilihan kendaraan elektrifikasi di Indonesia, khususnya pada segmen SUV keluarga.

Selain itu, model ini juga akan diproduksi secara lokal setelah peluncuran resminya di GIIAS 2026, sehingga berpotensi mendukung penguatan industri otomotif nasional.

Peluncuran ini juga berlangsung ketika pasar otomotif Indonesia masih menghadapi tantangan daya beli masyarakat. Meski demikian, kendaraan elektrifikasi justru menjadi salah satu pendorong pertumbuhan industri.

Reuters mencatat penjualan mobil nasional sempat kembali tumbuh setelah didorong meningkatnya adopsi kendaraan listrik dan elektrifikasi dari berbagai merek, termasuk produsen asal China.

DFSK menargetkan E5 Plus menjadi pintu masuk untuk memperkenalkan teknologi PHEV secara lebih luas kepada konsumen Indonesia sebelum peluncuran resmi di ajang GIIAS 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Juli mendatang.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.