Anti Panik, 3 Merek Lokal di TikTok ini Bisa Membuat Tenang Para Orang Tua

AKURAT.CO Permasalahan ASI, gerakan tutup mulut (GTM) anak, hingga bayi yang rewel sepertinya sudah menjadi tantangan yang kerap dialami oleh para orang tua.
Untungnya, seiring berkembangnya zaman, semakin banyak bermunculan produk-produk yang bisa memudahkan para orang tua, bahkan banyak juga brand lokal yang bisa menghasilkan produk inovatifdan kualitas yang tidak kalah saing.
Produk ini pun semakin mudah didapatkan, karena bisa dibeli melalui platform online seperti di TikTok.
Pada kampanye Beli Lokal 12.12 yang berlangsung di TikTok dan Tokopedia minggu lalu, terdapat sejumlah brand lokal untuk kebutuhan orang tua dan bayi ini yang mendapatkan perhatian pengguna TikTok.
Baca Juga: Beda Jauh, Ardhito Pramono Rasakan Main di Film Action
Kampanye yang diramaikan oleh beragam brand lokal dan UMKM ini menjadi ajang unjuk kualitas dan kreativitas para pelaku UMKM yang tidak kalah dari brand lainnya. Apa saja sih brand lokal untuk para orang tua yang patut dicatat? Simak ya!
Brand yang didirikan tahun 2019 ini menawarkan produk pelancar ASI dengan bahan dasar kacang hijau, dan diolah dengan proses yang alami.
Mom Uung bertujuan untuk membantu para ibu agar dapat memberikan ASI hingga anak berusia dua tahun, tentunya dengan kandungan ASI yang bergizi.
Bukan hanya mempromosikan produk, Mom Uung juga kerap memberikan konten edukasi seputar ibu dan anak melalui konten video TikToknya, termasuk tentang bilirubin pada anak ataupun post partum depression.
Melalui sesi live di TikTok, Mom Uung juga aktif memberikan saran dan tips kepada para ibu, hingga bisa mencetak ribuan pesanan di hari pertama kampanye Beli Lokal 12.12 lalu.
Baca Juga: Langkah Solutif G-Creasi, Bikin Petani Desa Sanankerto Malang Optimistis Hasil Tani Melimpah
2. Cessa Essential Oil
Anak bayi kerap mudah rewel saat badannya tidak dalam kondisi fit ataupun kelelahan. Orang tua pun kadang kebingungan untuk menenangkan bayi yang sedang sakit, karena tidak bisa mudah dikasih obat.
Inilah yang menjadi alasan utama dibuatnya Cessa oleh Denis Yonatan, CEO Cessa, yang melihat peluang dari kekhawatiran orang tua terhadap konsumsi obat kimia pada anak bayi.
Brand lokal ini berharap bisa membantu menjawab keresahan orang tua ini dengan produk essential oil yang aman untuk digunakan oleh anak bayi karena menggunakan bahan-bahan alami.
Melalui konten video singkatnya, Cessa sering menunjukkan tips cara menggunakan essential oil untuk berbagai kebutuhan, misalnya untuk meningkatkan imun tubuh anak.
Di kampanye Beli Lokal 12.12, Cessa mendapatkan lebih banyak permintaan dari para orang tua, terutama di tengah musim hujan yang sering menyebabkan anak sakit.
3. Bumbu Bunda Elia
Salah satu hal yang paling sering membuat orang tua gelisah adalah saat anak tidak mau makan. Bukan hanya berpengaruh ke berat badan, sulit makan juga bisa membuat anak kekurangan gizi.
Lia Amalia, CEO Bumbu Bunda Elia, melihat tantangan yang dialami oleh para orang tua ini dan ingin memberikan solusi melalui bumbu-bumbu masakan yang aman untuk anak.
Brand lokal ini pun mulai masuk ke marketplace lima tahun lalu, dan mendapatkan antusiasme hangat dari para orang tua yang merasa terbantu dalam mempersiapkan masakan home-made untuk anaknya.
Berbagai tips masakan untuk anak sering dibagikan di konten Bumbu Bunda Eliadi TikTok, membantunya membangun komunitas ibu-ibu yang solid.
Baca Juga: Rio Dewanto Dimarahi Angga Dwimas Sasongko , Waduh Ada Masalah Apa?
Komunitas inilah yang ikut membantu Bumbu Bunda Elia meningkatkan penjualannya di TikTok, termasuk pada saat kampanye Beli Lokal 12.12.
Ya, itulah tiga brand lokal yang bisa sangat membantu para orang tua, tentunya dengan kualitas yang terbaik dan harga yang terjangkau.
Selain tiga di atas, masih banyak beberapa brand lokal lainnya untuk para orang tua dan anak, mulai dari brand pakaian hingga mainan anak.
Dengan semakin banyaknya pilihan brand lokal yang tersedia, para orang tua dapat dengan mudah menemukan produk yang sesuai dengan kebutuhan mereka dan anak-anak.
Hal ini juga turut mendukung pertumbuhan perekonomian lokal dan meningkatkan daya saing produk-produk lokal di pasar global.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









