Setiap Tahapan pada Pendekatan Rubrik Selalu Memuat Deskripsi Berdasarkan Hal Ini, Simak Penjelasan Berikut!

AKURAT.CO Pendekatan rubrik merupakan salah satu pendekatan yang paling komrehensif dan disarankan dalam menentukan kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran.
Menetapkan kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran merupakan langkah krusial dalam mengukur proses belajar peserta didik.
Dengan ragam kemampuan peserta didik, penting bagi kita untuk dapat melihat sejauh mana mereka mencapai tujuan pembelajaran.
Dalam hal ini, pendekatan rubrik menjadi solusi optimal karena menyediakan deskripsi lengkap yang berjenjang sesuai dengan tingkat kompetensi peserta didik.
Namun, bagaimana cara menyusun rubrik dalam kriteria ketercapaian pembelajaran?
Ibu dan Bapak guru, minggu depan kita akan memasuki minggu ketiga, di mana mungkin sebagian dari kita akan melibatkan peserta didik dalam kegiatan assessment untuk tujuan pembelajaran tertentu.
Baca Juga: Apa itu Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran? Simak Penjelasan Berikut
Mohon untuk menyiapkan instrumen assessment dan lembar penilaiannya.
Dengan pendekatan rubrik, peserta didik akan lebih paham apa yang diharapkan dari tugas mereka, dan kita sebagai guru dapat mengukur dengan lebih akurat tingkat pemahaman mereka terhadap suatu tujuan pembelajaran.
Hal ini memungkinkan kita untuk melakukan perbaikan dan peningkatan dalam proses pembelajaran secara efektif.
Rangkuman dan Contoh Soal
Di bawah ini, pernyataan yang paling tepat terkait pendekatan rubrik adalah...
-
Kriteria disusun secara detail untuk setiap murid
-
Capaian kriteria dikonversi dengan angka
-
Kriteria dideskripsikan berdasarkan jenjang pemahaman murid
-
Capaian kriteria disusun berdasarkan materi
Jadi setiap tahapan pada pendekatan rubrik selalu memuat deskripsi berdasarkan jenjang pemahaman murid.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







