Mengapa Guru Harus Meningkatkan Kompetensinya Secara Terus Menerus?

AKURAT.CO Guru merupakan pilar utama dalam dunia pendidikan. Keberhasilan pendidikan sangat ditentukan oleh kualitas guru.
Oleh karena itu, guru harus selalu meningkatkan kompetensinya secara terus menerus.
Berdasarkan jurnal ilmiah "Pentingnya Peningkatan Kompetensi Guru di Era Digital" (2023) oleh Dr. H. Ahmad Susanto, M.Pd., berikut beberapa alasan mengapa guru harus meningkatkan kompetensinya secara terus menerus:
1. Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK)
IPTEK berkembang dengan sangat pesat. Guru harus mengikuti perkembangan IPTEK agar dapat memberikan pembelajaran yang berkualitas kepada murid.
Guru yang kompeten akan mampu menggunakan teknologi pembelajaran terbaru untuk meningkatkan minat dan hasil belajar murid.
2. Tuntutan Zaman
Tuntutan zaman semakin kompleks. Guru harus mampu menjawab tuntutan zaman dengan meningkatkan kompetensinya.
Guru yang kompeten akan mampu memberikan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan murid dan tuntutan zaman.
3. Persaingan Global
Persaingan global semakin ketat. Guru harus mampu mempersiapkan murid untuk menghadapi persaingan global.
Guru yang kompeten akan mampu memberikan pembelajaran yang berkualitas dan berstandar internasional.
4. Kemajuan Kurikulum
Kurikulum pendidikan selalu mengalami perubahan dan kemajuan. Guru harus mengikuti perkembangan kurikulum agar dapat melaksanakan pembelajaran dengan efektif.
Guru yang kompeten akan mampu memahami dan menerapkan kurikulum terbaru dengan baik.
5. Kebutuhan Murid
Kebutuhan murid semakin beragam. Guru harus mampu memahami kebutuhan murid dan memberikan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
Guru yang kompeten akan mampu memberikan pembelajaran yang individual dan personal kepada murid.
Kesimpulan:
Meningkatkan kompetensi guru secara terus menerus adalah sebuah keharusan. Guru yang kompeten akan mampu memberikan pembelajaran yang berkualitas dan berstandar internasional.
Dengan demikian, guru dapat mempersiapkan murid untuk menghadapi masa depan yang lebih cerah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal




