Jelaskan Kriteria Masyarakat Beradab dan Sejahtera dari Sudut Pandang Masyarakat Madani!
Sultan Tanjung | 4 Mei 2024, 06:00 WIB

AKURAT.CO Masyarakat Madani, yang juga dikenal sebagai masyarakat sipil, memiliki pandangan khusus tentang kriteria masyarakat yang beradab dan sejahtera.
Berdasarkan pemahaman mereka, berikut adalah beberapa kriteria yang relevan:
-
Peradaban Tinggi:
- Masyarakat Madani identik dengan iman dan keyakinan yang kuat pada Tuhan. Pondasi ini membentuk adab dan tata krama yang baik, baik dalam hubungan dengan Tuhan maupun sesama manusia.
- Dengan demikian, masyarakat Madani telah membuktikan bahwa mereka memiliki peradaban tinggi dan menjadi masyarakat yang beradab.
-
Mengutamakan Kesederajatan:
- Masyarakat Madani selalu mengutamakan kesederajatan. Mereka menganggap bahwa status manusia adalah sama.
- Transparansi menjadi prinsip utama dalam kehidupan mereka. Mereka hidup dengan kejujuran dan tidak menyembunyikan informasi.
-
Ruang Publik Luas:
- Masyarakat Madani memiliki ruang publik yang luas atau bebas. Ini berarti wilayah di mana warga negara memiliki hak dan kewajiban.
- Di ruang publik ini, mereka dapat berpartisipasi dalam kegiatan politik, kerjasama, dan mengutarakan pendapat.
-
Menjunjung Tinggi Nilai, Hukum, dan Norma:
- Masyarakat Madani menjunjung tinggi nilai-nilai, hukum, dan norma. Semua ini dipegang dengan berdasarkan ilmu, iman, dan teknologi.
- Mereka hidup dengan aturan yang berlaku dan taat pada ketentuan tersebut.
-
Keadilan Sosial:
- Keadilan sosial adalah keseimbangan dan pembagian proporsional antara hak dan kewajiban warga negara.
- Dalam masyarakat Madani, warga negara memiliki kewajiban dan hak atas negara, dan sebaliknya.
Dengan memahami kriteria-kriteria ini, masyarakat Madani berusaha menciptakan lingkungan yang beradab dan sejahtera bagi semua warganya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







