Apa Kesepakatan tentang Dasar Negara yang Dihasilkan dari Anggota BPUPKI yang Memiliki Keragaman Latar Belakang Agama dan Budaya?

AKURAT.CO Indonesia, sebagai negara majemuk, memiliki keragaman latar belakang agama, budaya, dan etnis.
Pada masa perumusan dasar negara, anggota Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) memiliki tugas berat untuk mencapai kesepakatan yang menghormati keberagaman ini.
Salah satu hasil dari perjuangan mereka adalah Piagam Jakarta atau Jakarta Charter.
Berikut adalah poin-poin penting tentang Piagam Jakarta:
-
Latar Belakang:
- BPUPKI dibentuk pada tahun 1945 untuk membahas usulan-usulan dasar negara.
- Anggotanya berasal dari berbagai latar belakang, termasuk agama dan budaya.
-
Proses Perumusan:
- Panitia Sembilan, yang terdiri dari tokoh-tokoh seperti Supomo, Mohammad Yamin, dan Soekarno, bertugas menyusun rumusan dasar negara.
- Setelah diskusi yang cukup alot, anggota BPUPKI mencapai kesepakatan pada tanggal 22 Juni 1945.
-
Isi Piagam Jakarta:
- Piagam Jakarta berisi lima sila yang kemudian menjadi Pancasila:
- Ketuhanan yang Maha Esa
- Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
- Persatuan Indonesia
- Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan
- Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia
- Selain itu, Piagam Jakarta mengandung satu kalimat tambahan pada sila pertama: “Dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya.” Kalimat ini menghormati agama mayoritas di Indonesia, yaitu Islam, sambil mengakui keberagaman agama dan budaya.
- Piagam Jakarta berisi lima sila yang kemudian menjadi Pancasila:
-
Pancasila sebagai Dasar Negara:
- Piagam Jakarta menjadi inspirasi bagi Pancasila, yang kemudian dijadikan dasar negara Indonesia.
- Pada tanggal 18 Agustus 1945, Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) mengesahkan Pancasila dengan menghapus kalimat tambahan tentang syariat Islam. Hal ini dilakukan untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.
Dengan demikian, Piagam Jakarta merupakan hasil kesepakatan tentang dasar negara yang dihasilkan dari anggota BPUPKI yang memiliki keragaman latar belakang agama dan budaya.
Kesepakatan ini menjadi landasan kuat bagi Indonesia sebagai negara yang menghargai keberagaman dan mempersatukan seluruh rakyatnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026







