Heboh Video Bayi Usia 10 Hari Makan Bubur, Ternyata Ini Bahaya Beri MPASI Usia Dini pada Anak!

AKURAT.CO Viralnya sebuah video bayi yang berusia 10 hari sudah diberi Makanan Pendampin ASI (MPASI) seperti bubur oleh sang ibu, telah membuat warganet heboh dan penasaran dengan dampak buruknya.
Ternyata, MPASI tersebut tidak boleh diberikan pada bayi berusia kurang dari 6 bulan, karena hal tersebut bisa membahayakan kesehatannya.
Maka dari itu, banyak netizen yang geram melihat video tersebut karena si ibu nekat kasih makanan bubur sebagai MPASI untuk bayinya.
Mengutip berbagai sumber, Selasa (21/5/2024), berikut ini penjelasan lengkap mengenai ketentuan MPASI untuk bayi dan bahaya beri MPASI di bawah usia 6 bulan.
Baca Juga: Peran MPASI dalam Membangun Fondasi Kesehatan dan Mencegah Obesitas Anak
Apa Itu MPASI?
Makanan pendamping ASI (MPASI) merupakan jenis makanan yang diberikan kepada bayi saat usia mereka sudah 6 bulan.
Menurut panduan MPASI yang dibuat oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), bayi harus mendapatkan asupan nutrisi yang cukup sesuai dengan usianya.
Bayi dapat bertahan hidup, tumbuh, dan berkembang dengan baik jika mereka menerima makanan pendamping yang tepat.
ASI dan MPASI dapat memenuhi kebutuhan nutrisi bayi antara usia 6 hingga 23 bulan untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan fisiknya.
Baca Juga: Bayi Rentan Stunting Saat Transisi dari ASI Eksklusif ke MPASI
Selain itu, waktu usia tersebut juga sangat penting dalam mencegah bayi mengalami malnutrisi seperti gizi buruk, kekurangan berat badan, kelebihan berat badan, atau penyakit lainnya.
Nutrisi yang didapatkan dari MPASI dapat berdampak besar pada pertumbuhannya di kemudian hari, namun sebaiknya MPASI tidak diberikan pada bayi yang berusia kurang dari 6 bulan.
Bahaya MPASI di Usia Dini
Usia rekomendasi untuk pemberian MPASI pada anak sebenarnya tidak boleh sembarangan, karena harus memastikan bahwa tubuh anak sudah sangat siap.
Mulai dari kesiapan fisik, pencernaan, dan kemampuan motorik, sehingga bayi usia 6 bulan yang dianggap memiliki kemampuan tersebut.
Kesehatan pencernaan bayi yang belum berusia 6 bulan dapat terpengaruh oleh kebiasaan memberinya makan.
Selain itu, sistem metabolisme tubuh bayi belum siap pada usia 0 hingga 5 bulan. Jika bayi dipaksa mencerna makanan sebelum waktunya, mereka berisiko mengalami masalah pencernaan seperti diare, muntah, atau bahkan kekurangan nutrisi.
Kondisi gizi buruk anak benar-benar memengaruhi kualitas hidupnya dalam jangka panjang dan jangka pendek.
Oleh sebab itu, sebagai seorang ibu penting untuk memahami ilmu MPASI ini karena berguna untuk menjaga tumbuh kembang anak.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







