Penggunaan Tablet pada Anak Usia Dini Bisa Rusak Regulasi Emosional Mereka

AKURAT.CO Tingkat gangguan emosional yang relatif tinggi pada balita usia 4,5 tahun itu, kemudian dikaitkan dengan peningkatan penggunaan tablet elektronik oleh anak ketika mereka mencapai usia 5,5 tahun, demikian temuan para peneliti.
Secara keseluruhan, "hasil ini menunjukkan bahwa penggunaan tablet pada anak usia dini dapat berkontribusi pada siklus yang merusak regulasi emosional," simpul tim Kanada tersebut.
Baca Juga: Sinopsis Inside Out 2, Kisah Riley Bersama dengan Emosi Barunya
"Orang tua melaporkan bahwa mereka menggunakan gadget sebagai alat penenang untuk membantu mengelola ledakan emosi anak-anak," kata para peneliti, meskipun dorongan itu bisa saja hanya mengabadikan siklus tersebut.
Dokter Scott Krakower, seorang psikiater anak di Rumah Sakit Northwell Zucker Hillside di New York, setuju.
"Ada begitu banyak variabel yang terjadi sehingga sulit untuk menentukannya, tetapi biasanya yang saya perhatikan adalah jika orang tua membiarkan anak-anak menggunakan perangkat elektronik ini untuk sementara waktu, terkadang kita melihat keadaan agitasi yang hampir seperti melambung... hampir terasa seperti perilaku yang sangat terstimulasi seperti yang saya lihat pada penggunaan perangkat elektronik," katanya.
Apa yang dapat dilakukan orang tua untuk meredakan ledakan amarah balita dalam situasi ini?
"Saya merasa semuanya harus selalu dalam batas wajar," kata Krakower. "Misalnya, jika Anda akan membiarkan anak-anak menggunakan iPad, maka saya akan mengatakan untuk menetapkan waktu yang wajar bagi diri Anda sendiri. Mungkin 20 menit menggunakan iPad atau 15 menit menggunakan iPad, lalu harus ada jeda."
Baca Juga: Jelang Laga Perpisahannya Bersama Liverpool Besok, Juergen Klopp Jalani Pekan yang Emosional
Penelitian ini dipimpin oleh Caroline Fitzpatrick, seorang profesor pendidikan di University of Sherbrooke di Sherbrooke, Quebec. Penelitian ini diterbitkan pada 12 Agustus di jurnal JAMA Pediatrics.
"Kemampuan anak untuk menahan diri dari ledakan amarah dan amukan memainkan "peran penting dalam kemampuan untuk menunda kepuasan dan berhasil memenuhi tuntutan sekolah dini dan kesehatan di masa mendatang," catat tim Fitzpatrick.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 6Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 7Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








