AKURAT.CO Sebagai orang tua terkadang kita hanya berpikir soal bagaimana caranya menghasilkan banyak uang untuk tumbuh kembang anak, hingga lupa waktu bahwa sebenarnya yang dibutuhkan anak adalah kehadiran kita.
Masalah lupa waktu tadi, bisa berakibat fatal ketika orang tua malah bersikap cuek pada anak, hingga mengabaikan bakat dan potensi yang dimiliki anak. Minat dan bakat yang dimiliki masing-masing anak seharusnya bisa digali dan dikelola agar dapat menjadi landasan bagi dirinya dalam menjalani kehidupan.
Baca Juga: Melihat Bakat Anak dari 3 Indikator
Aduh bu…kenapa cuma soal minat dan bakat, bahasanya berat banget sih..emangnya cuma modal bakat, bisa bikin anak kuat dalam mengarungi bahtera kehidupan? Eiitts… jangan salah. Jika kita mampu mengenali bakat dan minat dari anak sejak dini, di masa depan anak tidak akan menjadi pribadi yang mudah terbawa arus alias ‘ikut-ikutan’ atau bahasa anak zaman sekarang FOMO (Fear of Missing Out).
Minat dan bakat bisa menjadi panduan bagi diri anak di masa depan entah itu dalam mengambil pilihan pendidikan maupun pilihan karier yang tepat bagi dirinya, sehingga tidak ada lagi yang namanya ‘salah jurusan.’
Menurut educativa.id, banyak mahasiswa yang memahami bahwa memilih jurusan kuliah di perguruan tinggi bukanlah keputusan yang mudah. Pemilihan jurusan harus mempertimbangkan minat, kemampuan, dan tujuan masa depan. Namun, kenyataannya sebagian besar mahasiswa Indonesia merasa salah jurusan.
Jika kita salah memilih jurusan, maka kita akan kehilangan minat terhadap materi kuliah yang diajarkan. Akibatnya, kita akan merasa malas kuliah, entah itu saat masuk kelas, mengerjakan tugas, atau segala keperluan kuliah lainnya. Ini akan membuat kuliah semakin sulit. Ditambah lagi, salah memilih jurusan juga akan berakibat ketidaksesuaian potensi dan minat kita pada kemungkinan kehidupan masa depan pekerjaan kita. Kita akan menjadi pekerja yang tidak bisa enjoy dengan jobdesk kita dan kalian semua bisa melihatnya pada rata-rata pekerja kita yang hamper kesemuanya tidak berada pada passion di pekerjaan mereka.
Baca Juga: Menonton Bakat Anak Dalam Imajinasi Eksploitasi
Jika anak dibiarkan terlantung-lantung dengan tidak mengetahui minat dan bakat yang sebenarnya ada di dalam diri mereka, anak cenderung akan kehilangan arah di masa depan karena mudah terombang-ambing oleh tren dan apa kata orang. Ketika dia melihat, orang lain bisa sukses dengan dagang baju, dia akan ikut dagang baju. Lalu ketika ternyata gagal dan dia kemudian dia melihat orang sukses dengan bisnis restoran, seketika dia akan mudah berubah untuk ikut membuka bisnis restoran tanpa mengetahui apa sebenarnya yang menjadi kelebihannya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








