Akurat
Pemprov Sumsel

Pemahaman Baru Apa yang Anda Dapatkan Setelah Mempelajari Prinsip Understanding by Design dalam Merancang Pembelajaran dan Asesmen?

Sultan Tanjung | 6 Oktober 2024, 14:20 WIB
Pemahaman Baru Apa yang Anda Dapatkan Setelah Mempelajari Prinsip Understanding by Design dalam Merancang Pembelajaran dan Asesmen?

AKURAT.CO Understanding by Design (UbD) adalah pendekatan perencanaan pembelajaran yang dikembangkan oleh Grant Wiggins dan Jay McTighe.

Pendekatan ini menekankan pentingnya merancang pembelajaran dengan memulai dari tujuan akhir yang diinginkan, yang dikenal sebagai “backward design” atau desain mundur.

Artikel ini akan membahas pemahaman baru yang diperoleh setelah mempelajari prinsip UbD dalam merancang pembelajaran dan asesmen berdasarkan penjelasan dari jurnal ilmiah universitas.

Baca Juga: Apa Alasan Bapak Ibu Guru Memilih Tugas Tersebut sebagai Pengalaman Belajar yang Paling Bermakna?

Desain Mundur (Backward Design)

Salah satu pemahaman baru yang diperoleh dari prinsip UbD adalah konsep desain mundur. 

Desain mundur berarti merancang pembelajaran dengan memulai dari hasil belajar yang diinginkan, kemudian merencanakan penilaian yang akan digunakan untuk mengukur pencapaian hasil tersebut, dan akhirnya merancang aktivitas pembelajaran yang mendukung pencapaian tujuan.

Pendekatan ini memastikan bahwa semua elemen pembelajaran terintegrasi dan berfokus pada tujuan akhir.

Fokus pada Pemahaman Mendalam

UbD menekankan pentingnya pemahaman mendalam dibandingkan dengan sekadar mengingat informasi. 

Pemahaman mendalam diukur melalui kemampuan siswa untuk mentransfer dan menerapkan pengetahuan mereka dalam konteks nyata.

Hal ini berbeda dengan pendekatan tradisional yang sering kali hanya berfokus pada penghafalan fakta-fakta.

Dengan UbD, siswa didorong untuk memahami konsep secara mendalam dan mengaplikasikannya dalam situasi yang berbeda.

Penilaian yang Autentik

Prinsip UbD juga menekankan pentingnya penilaian yang autentik. 

Penilaian autentik adalah penilaian yang mengukur kemampuan siswa dalam menerapkan pengetahuan dan keterampilan mereka dalam konteks dunia nyata.

Penilaian ini berbeda dengan penilaian tradisional yang sering kali hanya mengukur kemampuan siswa dalam mengingat informasi.

Dengan penilaian autentik, guru dapat lebih baik mengevaluasi pemahaman dan keterampilan siswa.

Peran Esensial Pertanyaan dan Isu Utama

UbD menggunakan pertanyaan esensial dan isu utama untuk merumuskan tujuan pembelajaran. 

Pertanyaan esensial adalah pertanyaan yang membantu siswa memahami konsep-konsep kunci dan mengarahkan fokus instruksional.

Pertanyaan ini juga membantu siswa untuk berpikir kritis dan reflektif tentang materi yang dipelajari.

Dengan menggunakan pertanyaan esensial, guru dapat menciptakan pembelajaran yang lebih terarah dan bermakna.

Pengembangan Keterampilan Reflektif

Prinsip UbD juga mendorong pengembangan keterampilan reflektif pada guru. 

Guru diajak untuk terus-menerus merefleksikan praktik pengajaran mereka dan mencari cara untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran.

Proses refleksi ini membantu guru untuk menjadi lebih sadar akan kekuatan dan kelemahan mereka, serta lebih responsif terhadap kebutuhan siswa.

Kesimpulan

Mempelajari prinsip Understanding by Design memberikan pemahaman baru tentang pentingnya merancang pembelajaran dengan fokus pada tujuan akhir, pemahaman mendalam, penilaian autentik, dan penggunaan pertanyaan esensial.

Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan kualitas pembelajaran, tetapi juga membantu siswa untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan reflektif.

Dengan menerapkan prinsip UbD, guru dapat menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna dan efektif bagi siswa.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.