Akurat
Pemprov Sumsel

Tirakat Seorang Ibu Menentukan Masa Depan Anak

Annisa Fadhilah | 17 Oktober 2024, 17:49 WIB
Tirakat Seorang Ibu Menentukan Masa Depan Anak

AKURAT.CO Tirakat adalah suatu laku atau aksi meditatif untuk mengendalikan hawa nafsu dan mencapai tujuan tertentu. Tirakat juga dapat diartikan sebagai perilaku spiritual untuk mengasah rasa dan intuisi demi merasakan pengalaman langsung dengan Allah SWT.

Atau dalam pengertian lainnya, tirakat adalah disamakan dengan taroka yang berarti meninggalkan. Seseorang yang menjalani tirakat berarti siap meninggalkan sesuatu yang bersifat duniawi yang semata-mata untuk menggapai tujuan ukhrawi.

Tirakat ibu bisa menjadi penting karena dapat membantu mempersiapkan generasi yang baik untuk meneruskan kehidupan setelahnya. Tirakat dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti berpuasa, berpantang, atau mengasingkan diri ke tempat yang sunyi.

Baca Juga: Wajib Ditiru! ini Keistiqamahan Tirakat Kiai Nur Muhammad Iskandar

Pernahkah Anda mendengar sebuah kisah. Anak-anak yang sukses dan berakhlak baik biasanya tidak lepas dari tirakat seorang ibu. Mungkin kita akan berangkat dari kisah ibu pendiri organisasi keagamaan paling berpengaruh di Indonesia Nahdlatul Ulama, yakni ibunda dari KH Hasyim Asy’ari, Nyai Halimah.

Nyai Halimah dikisahkan suka melakoni tirakat dan praktik sufi lainnya (Ahmad Baso, 2016). Kebiasaan tersebut mengikuti jejak ayahnya, Kiai Usman. Dalam sebuah riwayat, Nyai Halimah pernah berpuasa selama tiga tahun berturut-turut dengan niat tertentu.

Puasa tahun pertama ditujukan untuk kebaikan keluarga, tahun kedua diniatkan untuk kebaikan santrinya. Dan puasa tahun ketiga dimaksudkan untuk kemaslahatan masyarakat.

Ketika mengandung sampai melahirkan Hadhratusy Syaikh Kiai Hasyim, tampak adanya sebuah isyarat yang menunjukkan bahwa buah hati kelak akan menjadi orang besar.

Baca Juga: Dilema Penerapan Gentle Parenting pada Anak, Bikin Stres Orang Tua?

Ketika mengandung Kiai Hasyim, Nyai Halimah bermimpi melihat bulan purnama yang jatuh kedalam kandungannya. Begitu pula ketika melahirkan Nyai Halimah tidak merasakan sakit seperti apa yang dirasakan wanita ketika melahirkan dan terbukti saat putranya menjadi sosok yang terpandang yakni pendiri organisasi keagamaan Nahdlatul Ulama (NU) yang begitu sangat berpengaruh di Indonesia dan dunia.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.