Kunci Jawaban Pendidikan Pancasila Kelas 10 Halaman 146-147 Kurikulum Merdeka

AKURAT.CO Berikut ini merupakan kunci jawaban buku Pelajaran Pendidikan Pancasila untuk kelas 10 halaman 146-147 kurikulum Merdeka.
Terdapat soal essay yang harus dikerjakan oleh siswa pada bab 3.
Namun, sebelum melihat kunci jawaban di artikel ini siswa diharapkan sudah mengerjakan soal secara mandiri.
Kunci Jawaban Pendidikan Pancasila Kelas 10 Halaman 146-147
Uji Kompetensi 3.2
Penilaian 1
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan memilih satu jawaban yang benar!
- Prinsip gotong royong menjadi sendi dalam membangun sistem ekonomi Pancasila yang inklusif dan berkeadilan. Berikut ini yang bukan merupakan prinsip gotong royong ialah ....
- Semangat tolong-menolong
- Asas kekeluargaan
- Mengupayakan keuntungan bersama
- Solidaritas sosial
- Persaingan bebas
Jawaban: E
- Badan dan unit usaha yang ada dalam sistem ekonomi Pancasila yang mencerminkan demokrasi ekonomi, dibentuk dari, oleh, dan untuk anggota, yaitu ....
- UMKM
- BUMN
- Perusahaan asing
- koperasi
- BUMD
Jawaban: D
- Mengapa bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara?
- Menghindari permasalahan lingkungan dan sosial
- Pengalaman sebelum kemerdekaan yang dikuasai oleh bangsa lain
- Untuk dipergunakan sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat
- Belum ada orang perseorangan yang dianggap mampu menguasai
- Karena kita sepakat membentuk negara yang berdaulat
Jawaban: C
- Perhatikan pilihan berikut!
1) Kasih sayang
2) Mematuhi regulasi
3) Kemauan bekerja sama
4) Mengejar keuntungan saja
5) Mudah menyerah
6) Pasrah dalam berusaha
Berdasarkan pilihan di atas, perwujudan keadilan dalam bidang perekonomian tidak didasarkan pada aspek legal formal saja, tetapi harus disertai dengan nilai-nilai yang ditunjukkan pada pilihan nomor ....
- 1), 2), dan 3)
- 1), 2), dan 4)
- 2), 3), dan 4)
- 3), 5), dan 6)
- 4), 5), dan 6)
Jawaban: A
- Keseimbangan antara hak dan kewajiban antara seorang pekerja dan pengusaha harus dihormati bersama. Berikut ini yang merupakan penerapan dari hal tersebut ialah ....
- Pemberian gaji sesuai dengan kepatutan standar penggajian dan jaminan sosial
- Kesediaan bekerja keras meskipun melebihi batas waktu kerja normal
- Sering mengeluh mengenai gaji akibat perekonomian yang tidak stabil
- Pemerintah membantu subsidi gaji bagi pekerja tetap agar jumlahnya di atas rata-rata
- Mengingatkan pekerja agar beretos kerja untuk mencapai target perusahaan
Jawaban: A
Penilaian 2
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan memilih setuju atau tidak setuju beserta alasannya.
Pernyataan 1 : Rakyat merupakan objek dalam pelaksanaan pembangunan nasional terutama bidang ekonomi.
Pernyataan 2 : Nilai gotong royong dalam perekonomian harus dilaksanakan oleh BUMN dan usaha swasta.
Pernyataan 3 : Keadilan harus dikedepankan meskipun kemakmuran belum datang.
Pernyataan 4 : Perekonomian global menjadi ancaman bagi penerapan gotong royong dalam ekonomi berdasarkan Pancasila.
Pernyataan 5 : Ketergantungan pada utang luar negeri bagi sebuah negara dapat menjadikan kebijakan ekonomi negara tersebut didikte oleh negara lain.
Jawaban :
- Tidak Setuju. Rakyat merupakan subjek dalam pembangunan.
- Setuju. Gotong royong dapat diimplementasikan sesuai dengan bidang dan tempatnya.
- Setuju. Keadilan tidak memandang status ekonomi seseorang supaya ada pemerataan yang sesuai dengan hak dan kewajiban serta hukum yang berlaku.
- Tidak Setuju. Perekonomian global merupakan tantangan atau peluang. Apabila kita dapat menangkap peluang, kita akan mendapat keuntungan. Gotong royong dapat diterapkan dalam perekonomian meskipun menghadapi pengaruh nilai-nilai asing.
- Setuju. Banyaknya utang akan menjadi beban ekonomi yang berpengaruh pada kepercayaan diri dalam menghadapi negara pemberi utang. Persyaratan utang harus dicermati agar tidak mengganggu kemandirian negara.
Disclaimer:
Artikel ini hanya digunakan sebagai bahan referensi bapak/ibu guru ketika mengerjakan soal.
Sebelum melihat kunci jawaban ini diharuskan untuk mengerjakannya secara mandiri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







