Guru Melakukan Penguatan Positif Terhadap Perilaku yang Sesuai Atau Mendukung Kesepakatan Kelas

AKURAT.CO Menurut studi yang diterbitkan oleh Universitas Pendidikan Indonesia, penguatan positif memiliki dampak signifikan terhadap perilaku siswa di dalam kelas.
Penelitian ini menemukan bahwa siswa yang menerima penguatan positif lebih cenderung:
- Menunjukkan perilaku sesuai dengan aturan kelas.
- Lebih termotivasi untuk belajar.
Penguatan positif dapat berupa:
- Pujian verbal, seperti memberikan apresiasi langsung kepada siswa.
- Penghargaan material, seperti stiker atau poin tambahan.
- Pengakuan publik, misalnya memuji siswa di depan kelas.
Baca Juga: Kapan Hari Guru Nasional 2024? Ini Jadwal, Tema, dan Link Download Logo
Penguatan Hubungan Guru dan Siswa
Penelitian dari Universitas Gadjah Mada menunjukkan bahwa penguatan positif tidak hanya meningkatkan perilaku yang diinginkan, tetapi juga memperkuat hubungan antara guru dan siswa. Ketika siswa merasa dihargai dan diakui:
- Mereka lebih termotivasi untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan kelas.
- Mereka merasa lebih terhubung dengan guru, yang mendukung terciptanya lingkungan belajar yang harmonis.
Pentingnya Konsistensi dalam Penguatan Positif
Menurut penelitian dari Universitas Negeri Malang, efektivitas penguatan positif bergantung pada:
- Ketepatan waktu: Penguatan harus diberikan segera setelah perilaku yang diinginkan ditunjukkan.
- Relevansi: Penguatan harus sesuai dengan perilaku yang ditargetkan.
Penguatan yang tidak konsisten atau tidak relevan dapat:
- Mengurangi efektivitasnya.
- Menyebabkan kebingungan di kalangan siswa.
Kesimpulan
Penguatan positif adalah alat yang efektif bagi guru untuk mendukung kesepakatan kelas dan mendorong perilaku yang diinginkan.
Dengan memberikan pujian dan penghargaan secara konsisten dan relevan, guru dapat:
- Meningkatkan motivasi siswa.
- Memperbaiki perilaku siswa.
- Menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif.
Penelitian dari berbagai universitas menunjukkan bahwa penguatan positif juga memperkuat hubungan antara guru dan siswa, yang pada akhirnya mendukung proses pembelajaran yang lebih efektif.
Dengan demikian, penerapan penguatan positif yang tepat dapat menjadi kunci keberhasilan dalam menciptakan kelas yang harmonis dan produktif.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Drone Buatan Inggris Dipakai Ukraina, Rusia Mengancam: Semakin Terlibat, Semakin Tinggi Harga yang Harus Dibayar!
- 9Prabowo dan Jokowi Kompak di Peringatan HUT RI, Gerindra: Hal yang Wajar
- 10Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk





