Orang Tua Perlu Punya Strategi Pengasuhan Anak di Era Digital
AKURAT.CO Dalam konteks pengasuhan anak di era digital, orang tua harus memiliki strategi membimbing anak agar dapat memanfaatkan teknologi dengan bijak.
Untuk melindungi anak dari dampak negatif seperti kecanduan gawai, eksploitasi online dan paparan konten yang tidak sesuai.
Menurut Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, pola asuh yang baik dalam keluarga berpengaruh besar dalam mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Baca Juga: Pengasuhan Setara pada Anak Wujudkan Keluarga Berkualitas
"Keluarga adalah tempat pertama bagi anak dalam memperoleh pendidikan dan perlindungan. Oleh karena itu, penting bagi calon pengantin untuk mendapatkan bimbingan perkawinan agar memiliki pemahaman yang baik tentang pola asuh," katanya, dalam keterangan yang diterima , Senin (3/2/2025).
Menteri PPPA mengatakan, pengasuhan anak menjadi tanggung jawab utama ayah dan ibu.
Terkait hal ini, data Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) mencatat, sekitar 20 persen anak Indonesia mengalami kekurangan perhatian dari ayahnya.
Baca Juga: Pengasuhan Yang Positif Melindungi Dari Efek Stres Pada Anak-anak
"Pengasuhan harus menjadi tanggung jawab bersama antara ayah dan ibu. Ayah memiliki peran penting dalam perkembangan sosial dan emosional anak, yang dapat meningkatkan kepercayaan diri mereka di masa depan," katanya.
Menteri PPPA menyebut, stereotipe berbasis gender dalam pengasuhan perlu dihilangkan.
Yakni pandangan umum atau prakonsepsi tentang karakteristik atau peran yang seharusnya dimiliki oleh laki-laki dan perempuan.
Baca Juga: Studi: Anak Menderita Jika Ayah Kurang Berperan Dalam Pengasuhan
Ia mencontohkan, misalnya dengan mengajarkan anak laki-laki dan perempuan untuk berbagi tanggung jawab dalam pekerjaan rumah tanpa membedakan jenis kelamin.
"Sebagai upaya mendukung peran ayah dalam pengasuhan anak, beberapa daerah telah menginisiasi gerakan ayah. Di mana, para ayah diwajibkan untuk lebih aktif dalam mengasuh anak, termasuk menemani anak ke sekolah dan mengambil rapor," jelasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







