Awas! Pengaruh ke Kecerdasan, Jangan Sepelekan Makanan yang Masuk ke Mulut Anak

AKURAT.CO Kecerdasan anak bukan hanya berasal dari kemampuan belajar dengan menghafal dan berhitung, kecerdasan anak juga berasal dari makanan apa saja yang dia konsumsi sedari kecil. Untuk itu, moms jangan sepelekan setiap makanan yang masuk ke dalam mulutnya.
Kecerdasan juga meliputi kemampuan daya tangkap, seberapa cepat daya tangkap anak Anda terhadap setiap informasi yang diperolehnya dan seberapa besar kemampuan daya ingat anak Anda. Untuk bisa meningkatkan kemampuan otak seperti itu, tentu saja Anda tidak bisa meremehkan peran dari makanan.
Baca Juga: Kecerdasan Anak Bukan Satu-satunya Kunci Keberhasilan Akademis
Periode emas seorang anak atau sering disebut golden age ialah masa pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat, berlangsung dari usia 0-6 tahun. Pada tahap ini otak anak akan berkembang hingga 80%. Setelah tahap ini, otak hanya berkembang sebesar 20% lagi, dengan sisanya berupa pelebaran permukaan otak dan peningkatan kompleksitas saraf (Suryadi, 2010).
Oleh karena itu, orang tua harus memberikan yang terbaik selama masa keemasan ini untuk mendukung perkembangan otak anak dan mencegah masalah di masa depan.
Masalah perkembangan otak anak sering kali disebabkan oleh kurangnya nutrisi (Riskesdas, 2010).
Penelitian oleh Ramlah, U.(2021) meneliti pemberian nutrisi terbaik untuk otak anak usia dini. Penelitian ini menunjukkan bahwa pemenuhan gizi yang cukup dan asupan makanan yang bergizi berpengaruh terhadap kecerdasan dan pertumbuhan anak.
Baca Juga: Orang Tua Wajib Tahu! Ini Dia 10 Makanan Yang Bisa Tingkatkan Kecerdasan Anak
Saya ingat bahwa saat usia saya masih menginjak 8,9 bulan, mama kerap memberikan saya telur ayam kampung yang direbus setengah matang. Telur ayam kampung mengandung kolin yang baik untuk menjaga kesehatan otak dan meningkatkan kecerdasan.
Manfaat telur ayam kampung untuk otak di antaranya membantu perkembangan daya ingat, meningkatkan kemampuan konsentrasi, mendukung pertumbuhan dan perkembangan saraf serta jaringan otak, mengoptimalkan produksi sel-sel otak, serta meningkatkan kinerja otak dalam berpikir, mengingat, dan menerima informasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







