Luncurkan Channel Dongeng, Dirut Akuratco: Menghidupkan Imajinasi dan Karakter Anak Bangsa

AKURAT.CO – PT. Akurat Sentra Media (Akuratco) meluncurkan channel “DAI – Dongeng Anak Indonesia”, sebuah inisiatif untuk menghidupkan kembali tradisi mendongeng yang sarat nilai moral, budaya, dan imajinasi bagi anak-anak Indonesia.
Melalui kombinasi cerita rakyat, kisah fantasi bernilai karakter, dan teknologi animasi modern, DAI berkomitmen menjadi ruang belajar dan hiburan yang sehat, inspiratif, dan menyenangkan.
“DAI dibangun atas keyakinan bahwa dongeng bukan sekadar hiburan, tetapi jembatan antara hati, akal, dan karakter anak-anak,” ujar Muhammad Zakirman, Direktur Utama Akuratco, pada Jumat (31/10/2025)
Dijelaskan Zakirman, melalui setiap cerita --baik yang bersumber dari legenda lokal seperti Dewi Sri dan Malin Kundang, ataupun cerita rakyat seperti dongeng si Kancil yang Cerdik, Kelinci Pemberani, Elang Perkasa dan lain-lain— anak-anak diajak belajar tentang kejujuran, kerja sama, cinta lingkungan, percaya diri, dan imajinatif.
Baca Juga: Orang Tua Harus Tahu! 7 Manfaat Dongeng Bagi Anak-Anak
“Kami ingin anak-anak Indonesia kembali mencintai dongengnya sendiri. Dari kisah-kisah lokal, mereka bisa belajar jadi anak yang imajinatif, baik, berani, dan peduli,” lanjut Zakirman.
Menurut Zakirman, anak-anak adalah cermin masa depan bangsa. “Dengan dongeng, kita bukan hanya bercerita. Kita menanamkan harapan dan kebaikan dalam hati mereka,” ujarnya.
Kisah Indonesia dengan Sentuhan Modern
“Konten DAI dikemas dengan gaya visual animasi yang memikat dan penuh emosi,” ujar content creator DAI, Luthfi Arsalan.
Dijelaskan Luthfi, setiap episode dongeng disajikan dalam bentuk video storytelling di YouTube, Instagram dan TikTok. Selanjutnya akan menyusul buku bergambar interaktif, dan konten edukatif pendek di platform media sosial.
“Semua ini dirancang agar anak-anak bisa belajar sambil terhibur, baik di rumah maupun di sekolah,” ujar Luthfi.
Nilai Edukasi dan Karakter
Sementara itu, Astriyani, penulis naskah DAI, menjelaskan bahwa DAI hadir untuk Guru, orang tua, dan komunitas pendidikan yang mencari bahan dongeng edukatif, ringan, dan penuh pesan moral.
Juga untuk Sekolah dan lembaga literasi yang ingin mengintegrasikan nilai budaya Indonesia ke dalam kegiatan belajar.
“Tentu saja segmen terpentingnya adalah anak-anak usia 4–15 tahun yang sedang membentuk nilai-nilai hidup dan karakter,” ujar Astri yang sekarang sedang menempuh Mahasiswi Magister Pendidikan di salah satu perguruan tinggi terkemuka di Jakarta.
Kolaborasi untuk Masa Depan Literasi
Dwike Nuraini, content creator DAI lainnya menjelaskan, DAI membuka kesempatan kolaborasi dengan pendidik, ilustrator, dan komunitas literasi di seluruh Indonesia untuk menciptakan cerita-cerita baru yang menggambarkan keberagaman dan semangat Nusantara.
Selain itu, DAI berencana mengadakan program mendongeng keliling baik ke sekolah ataupun komunitas, dan kompetisi dongeng digital untuk memperluas jangkauan gerakan ini.
Akses Mudah dan Gratis
Semua konten “DAI – Dongeng Anak Indonesia” dapat diakses secara gratis melalui kanal resmi di YouTube, Instagram, dan TikTok.
- YouTube: DAI – Dongeng Anak Indonesia
- Instagram : @dongenganak.indonesia
- TikTok: @dongenganakindonesia
Melalui langkah ini, Akuratco berharap dongeng kembali menjadi bagian penting dalam tumbuh kembang anak Indonesia, menumbuhkan imajinasi, karakter, dan cinta terhadap budaya sendiri. []
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026





