Akurat Logo

Cara Mencegah Anak Terjerumus Minuman Keras, Ortu Wajib Tahu

Redaksi Akurat | 24 Mei 2026, 20:52 WIB
Cara Mencegah Anak Terjerumus Minuman Keras, Ortu Wajib Tahu
Minuman Keras

AKURAT.CO Fenomena anak muda yang mencoba minuman keras semakin mengkhawatirkan.

Banyak faktor yang mendorong hal ini terjadi, mulai dari pengaruh teman sebaya, rasa ingin tahu, hingga kurangnya pengawasan dari orang tua.

Oleh karena itu, memahami cara mencegah anak terjerumus minuman keras menjadi hal yang sangat penting untuk membangun generasi yang sehat dan berkarakter kuat.

Baca Juga: Kenapa Islam Melarang Umatnya untuk Meminum Minuman Keras?

Kenapa Anak Bisa Terjerumus dalam Alkohol?

Dilansir dari Drink Aware, mencoba alkohol lebih sering muncul pada anak yang sedang masapubertas karena otak belum sepenuhnya matang.

Anak-anak sebaiknya bebas alkohol hingga minimal 15 tahun, dan jika minum, harus diawasi orang dewasa serta dibatasi frekuensinya.

Anak sering terdorong minum untuk terlihat keren, menyesuaikan diri dengan teman, atau mengatasi masalah, sehingga contoh dari orang tua dan aturan yang jelas sangat penting untuk melindungi mereka. 

Cara Mencegah Anak Terjerumus Minuman Keras

Selalu Hadir dalam Kehidupan Anak. 

Cobalah ikut ambil bagian dalam aktivitas mereka, mulai dari membantu menetapkan tujuan, membahas berita terbaru, sampai ngobrol soal hal-hal yang mereka sukai.

Dengan menunjukkan ketertarikan yang tulus, anak akan merasa dekat dan nyaman, sehingga lebih mudah diajak bicara tentang hal-hal penting. 

Nyatakan Ketidaksetujuan terhadap Alkohol 

Dilansir dari Narconon, survei mengatakan bahwa anak akan cenderung takut melakukan sesuatu, meminum alkohol karena tidak ingin mengecewakan orang tua.

Buat aturan yang jelas sejak awal. Sikap tegas dari orang tua bisa jadi pengaruh besar bagi anak untuk menolak ajakan teman.

Bicarakan Hal Ini kepada Anak

Orang tua lebih baik membicarakan dan melarang secara langsung kepada anak. Namun, tetap perlu diperhatikan waktu yang tepat, cara berbicaranya, jangan menceramahi, dan ajak anak berdiskusi.

Ajari juga anak bagaimana caranya menolak ajakan buruk dari teman. 

Tidak Memberi Alkohol pada Anak di Bawah Umur

Orang tua sebaiknya tidak memberikan minuman beralkohol kepada anak di bawah usia 21 tahun. Tindakan seperti itu bukan hanya melanggar aturan, tapi juga bisa memberi contoh yang salah. 

Beri Contoh kepada Anak 

Tunjukkan contoh hidup sehat dengan tidak bergantung pada alkohol. Kalau pun masih minum, jelaskan pada anak tentang batas dan tanggung jawabnya.

Jangan menutupi kebiasaan itu, karena kejujuran dan sikap terbuka justru jadi pelajaran berharga bagi mereka.

Bantu Anak Miliki Rasa Percaya Diri 

Anak yang punya harga diri tinggi cenderung lebih kuat menolak hal negatif seperti alkohol.

Tunjukkan kasih sayang, dengarkan pendapat mereka, dan beri pujian atas usaha, bukan hasilnya.

Biarkan mereka belajar dari kesalahan, karena dari situlah mereka tumbuh jadi pribadi yang tangguh dan tidak mudah terpengaruh lingkungan buruk.

Perhatikan Siapa Saja Teman Anak 

Orang tua haruslah mengetahui dengan siapa saja anaknya berteman dan bergaul.

Jangan sampai anak salah pergaulan dan malah terjerumus untuk meminum alkohol.

Oleh sebab itu, orang tua jangan terlalu abai dalam urusan pertemanan anak. 

Mencegah anak terjerumus minuman keras membutuhkan peran aktif orang tua melalui komunikasi, aturan yang jelas, dan contoh hidup sehat.

Dengan membangun kepercayaan diri, memantau pergaulan, serta memberi bimbingan yang tepat, anak lebih mampu menolak pengaruh negatif.

Langkah-langkah ini membantu mereka tumbuh menjadi pribadi yang bijak dan bertanggung jawab.

Shera Amalia Ghaitsa (Magang)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

R
R