Syarat dan Jadwal Pendaftaran Beasiswa Indonesia Maju 2025, Kapan Dibuka?

AKURAT.CO Beasiswa Indonesia Maju (BIM) merupakan program beasiswa yang dirancang oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) untuk mendukung siswa berprestasi di Indonesia.
Program beasiswa Indonesia Maju memberikan kesempatan bagi siswa untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi baik di dalam maupun luar negeri.
Bagi Anda yang tertarik mendaftar, berikut adalah informasi lengkap mengenai jadwal pendaftaran beasiswa Indonesia Maju, syarat, dan detail lainnya.
Jadwal Pendaftaran Beasiswa Indonesia Maju 2025
Hingga saat ini, jadwal resmi pendaftaran Beasiswa Indonesia Maju 2025 belum diumumkan oleh Kemendikbudristek.
Namun, berdasarkan pola dari tahun-tahun sebelumnya, pendaftaran biasanya dibuka pada pertengahan hingga akhir tahun.
Oleh karena itu, penting untuk terus memantau informasi terbaru melalui akun Instagram resmi @beasiswaindonesiamaju atau laman resmi BIM di bim-pusatprestasinasional.kemdikbud.go.id.
Baca Juga: Kalender Februari 2025: Apakah Ada Hari Libur Nasional Bulan Ini?
Syarat Pendaftaran Beasiswa Indonesia Maju
Siswa yang ingin mendaftar harus memenuhi syarat tertentu yang berbeda tergantung pada jenis beasiswa yang dipilih. Berikut adalah syarat-syaratnya:
1. Beasiswa Non-Gelar
- Peserta didik kelas XI SMA/SMK/MA atau sederajat.
- Memiliki prestasi dalam ajang bakat di tingkat nasional atau internasional dalam bidang:
a. Sains, Riset, Teknologi, dan Inovasi.
b. Seni, Budaya, dan Bahasa.
c. Olahraga dan Kesehatan Jasmani.
d. Vokasi dan Kewirausahaan.
- Memiliki prestasi di ajang non-bakat seperti penghargaan dari masyarakat atau institusi tertentu.
2. Beasiswa Bergelar
- Warga Negara Indonesia (WNI).
- Peserta didik kelas XI semester 1 SMA/SMK/MA atau sederajat.
- Memiliki kemampuan akademik yang baik serta prestasi di ajang bakat maupun non-bakat.
- Menunjukkan integritas kebangsaan sebagai Pelajar Pancasila.
- Tidak sedang menerima beasiswa lain dengan komponen biaya yang sama.
- Menguasai bahasa Inggris atau bahasa asing sesuai dengan negara tujuan studi.
- Mendapat dukungan penuh dari orang tua dan sekolah.
Komponen Pembiayaan Beasiswa Indonesia Maju
Beasiswa Indonesia Maju menawarkan pembiayaan lengkap untuk memenuhi kebutuhan siswa selama masa persiapan dan perkuliahan. Berikut adalah rincian komponen biaya berdasarkan jenis beasiswa:
1. Beasiswa Non-Gelar
- Biaya persiapan seperti kursus bahasa dan biaya aplikasi ke perguruan tinggi.
- Biaya pendidikan seperti SPP, tunjangan buku, dan biaya hidup.
2. Beasiswa Bergelar
- Dana pendidikan mencakup biaya SPP, pendaftaran, dan tunjangan buku.
- Dana pendukung termasuk transportasi, visa, asuransi kesehatan, dan biaya hidup bulanan.
Beasiswa ini tidak hanya memberikan dukungan finansial tetapi juga mempersiapkan siswa untuk menghadapi tantangan pendidikan di tingkat global.
Dengan program persiapan khusus, siswa memiliki kesempatan untuk melanjutkan studi di 107 perguruan tinggi terbaik dunia yang menjadi mitra BIM.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








