Prabowo Miris Banyak Gedung Sekolah Rusak: Padahal Anggaran Pendidikan Besar, Apakah Sampai ke Tujuan?

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto memastikan bahwa pendidikan adalah fondasi utama untuk mewujudkan masa depan yang cerah bagi generasi bangsa.
Pendidikan juga akan menentukan maju atau tidaknya suatu bangsa.
Hal itu disampaikan Presiden Prabowo dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di SDN Cimahpar 5, Bogor, Jumat (2/5/2025).
"Pendidikanlah yang menentukan apakah negara ini mau jadi negara miskin atau negara ini mau jadi negara yang baik untuk rakyatnya. Pendidikan yang menentukan," ujarnya.
Baca Juga: 10 Link Poster Hari Pendidikan Nasional 2025 untuk Anak SD, Kreatif dan Berwarna!
Menurut Presiden Prabowo, pemerintah telah mengalokasikan anggaran pendidikan yang besar.
Dia pun mempertanyakan apakah selama ini anggaran tersebut telah digunakan dengan baik dan tepat.
"Kita tidak mencari kesalahan siapapun, mari kita jujur kepada diri kita sendiri. Mari kita bertanya apakah anggaran pendidikan yang begitu besar sudah bertahun-tahun sampai atau tidak kepada alamat yang harusnya ditujukan," jelasnya.
Presiden Prabowo merasa prihatin karena sampai saat ini masih banyak gedung sekolah yang rusak dan fasilitasnya tidak layak.
Baca Juga: 30 Ucapan Selamat Hari Pendidikan Nasional yang Singkat dan Kekinian, Cocok untuk Caption Medsos
"Kita masih melihat tadi dan kita tahu begitu banyak sekolah-sekolah yang rusak. Padahal kalau kita buka-bukaan, anggarannya ada. Bagaimana bisa satu sekolah toiletnya hanya satu, WC-nya satu, bagaimana bisa," tuturnya.
Presiden Prabowo meminta pemerintah daerah untuk sama-sama bertanggung jawab dan aktif mengawasi.
"Ini saya ingatkan tanggung jawab dari pemerintah daerah. Tanggung jawab dari wali kota, bupati, gubernur bersama-sama," katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








