Sikap Apa yang Patut Diteladani dari Kisah Kaum Ansar dan Berikan Contohnya!

AKURAT.CO Sikap yang patut diteladani dari kisah kaum Ansar adalah semangat gotong royong, kemurahan hati, dan kesetiaan dalam membantu sesama, terutama kepada kaum Muhajirin yang hijrah ke Madinah.
Kaum Ansar menunjukkan sikap tulus membuka hati dan harta mereka untuk membantu, mendukung persaudaraan, dan membangun kehidupan baru bersama para pendatang.
Lebih lanjut, berikut beberapa contoh dan sikap yang patut diteladani kaum Ansar.
Sikap Kaum Ansar yang Patut Diteladani
1. Saling Menghormati dan Menjunjung Persaudaraan
Kaum Ansar dengan tulus menerima kaum Muhajirin sebagai saudara sebangsa yang baru datang dan mengalami kesulitan.
Mereka menjalin ikatan persaudaraan yang kuat tanpa memandang asal-usul, mencontohkan sikap saling menghormati dan solidaritas sosial yang tinggi.
2. Saling Tolong-Menolong
Sikap tolong-menolong diwujudkan dengan memberikan tempat tinggal, makanan, dan perlindungan kepada kaum Muhajirin, yang sebelumnya mengalami penganiayaan di Mekah.
Contohnya, Saad bin Rabi, salah satu tokoh Ansar, dengan rela membagikan hartanya, tanah, dan bahkan menikahkan putrinya kepada Nabi Muhammad SAW sebagai dukungan nyata.
3. Dermawan dan Rela Berkorban
Kaum Ansar mengedepankan kemurahan hati dan rela berkorban, meskipun mereka sendiri juga dalam kondisi terbatas.
Mereka memilih mengutamakan kebutuhan orang lain di atas kebutuhan diri mereka sendiri, sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an surat Al-Hasyr ayat 9 yang memuji sikap mulia ini.
4. Setia dan Taat Pada Pemimpin
Selain itu, kaum Ansar dikenal setia dan taat kepada Rasulullah SAW sebagai pemimpin dan utusan Allah, mendukung beliau dalam dakwah dan perjuangan membangun masyarakat Islam yang harmonis dan damai.
Contoh Konkret Sikap Kaum Ansar
1. Memberi Tempat Tinggal dan Harta
Kaum Ansar menyediakan rumah, makanan, dan sumber daya lainnya untuk kaum Muhajirin agar mereka dapat memulai kehidupan baru di Madinah dengan aman dan nyaman.
2. Kisah Saad bin Rabi
Saad bin Rabi membuka tangan dan hatinya untuk membantu Nabi dan para pengikutnya, bahkan membagikan tanah untuk pembangunan masjid dan infrastruktur keagamaan.
3. Mengutamakan Kepentingan Orang Lain
Kaum Ansar rela menahan lapar dan haus demi menyajikan makanan yang layak bagi tamu dan migran Muhajirin, suatu tindakan yang penuh pengorbanan dan kedermawanan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal





