Akurat
Pemprov Sumsel

Pembelajaran Sosial Emosional Merupakan Pengembangan dari Teori Apa? Inilah Jawaban yang Akurat

Moh.Apriawan | 12 Juni 2025, 08:45 WIB
Pembelajaran Sosial Emosional Merupakan Pengembangan dari Teori Apa? Inilah Jawaban yang Akurat

AKURAT.CO Muncul pertanyaan yang menuntut jawaban ilmiah dan akurat terkait pembelajaran sosial emosional merupakan pengembangan dari teori apa?

Pembelajaran sosial emosional (SEL) kini menjadi bagian penting dalam dunia pendidikan modern, baik di tingkat dasar hingga menengah.

SEL tidak hanya berperan dalam pengembangan karakter, tetapi juga mendukung keberhasilan akademik dan kesejahteraan psikologis peserta didik.

Namun, dari mana konsep pembelajaran sosial emosional ini berkembang?

Artikel ini akan mengulas secara komprehensif teori dasar yang melandasi pengembangan pembelajaran sosial emosional, berdasarkan sumber akademik dan referensi terpercaya.

Baca Juga: Menurut Anda, Mengapa Penting Mempertimbangkan Kondisi Peserta Didik dalam Menerapkan Pembelajaran Sosial Emosional? Inilah 5 Poin Akurat untuk Guru

1. Landasan Teori Pembelajaran Sosial Emosional

Pembelajaran sosial emosional merupakan pengembangan dari teori-teori psikologi perkembangan, psikologi pendidikan, dan teori belajar sosial.

Secara umum, SEL adalah proses di mana individu mempelajari dan menerapkan keterampilan, sikap, perilaku, dan nilai-nilai sosial serta emosional yang membantu mereka dalam mengarahkan pikiran, perasaan, dan tindakan untuk sukses di sekolah dan kehidupan.

Menurut Collaborative for Academic, Social, and Emotional Learning (CASEL), SEL adalah kerangka kerja yang membantu peserta didik mengembangkan lima kompetensi inti, yaitu:

  • Kesadaran diri

  • Manajemen diri

  • Kesadaran sosial

  • Keterampilan hubungan

  • Pengambilan keputusan yang bertanggung jawab

Baca Juga: Kunci Jawaban Latihan Pemahaman Modul 1 Topik 1: Pembelajaran Mendalam dan Asesmen Umum

2. Teori-Teori yang Melandasi SEL

a. Teori Belajar Sosial (Social Learning Theory)

Teori belajar sosial yang dikembangkan oleh Albert Bandura menekankan pentingnya proses observasi, imitasi, dan modeling dalam pembelajaran perilaku sosial dan emosional.

Anak-anak belajar dari lingkungan sosialnya melalui interaksi dengan orang tua, guru, dan teman sebaya.

Proses ini membentuk dasar bagi pengembangan keterampilan sosial dan emosional yang menjadi inti SEL.

b. Teori Perkembangan Sosial-Emosional

Teori perkembangan Erik Erikson dan Jean Piaget juga menjadi pijakan penting.

Erikson menekankan tahapan perkembangan psikososial yang harus dilalui individu, seperti kepercayaan diri, inisiatif, dan identitas diri.

Piaget menyoroti pentingnya interaksi sosial dalam perkembangan kognitif dan emosional anak.

c. Teori Kecerdasan Emosional

Konsep kecerdasan emosional yang dipopulerkan oleh Daniel Goleman memperkuat pentingnya kemampuan mengenali, memahami, dan mengelola emosi diri sendiri serta orang lain.

Kecerdasan emosional menjadi salah satu fondasi utama dalam pengembangan SEL.

d. Human Development dan Pendidikan Karakter

SEL juga berakar pada teori perkembangan manusia (human development) dan pendidikan karakter, yang menekankan pentingnya pengembangan nilai, sikap, dan perilaku positif sebagai bagian dari pendidikan holistik.

3. Perkembangan Konsep SEL dan Peran CASEL

Konsep SEL mulai berkembang secara sistematis sejak akhir 1980-an melalui inisiatif para peneliti dan pendidik di Amerika Serikat, yang kemudian membentuk CASEL pada tahun 1994.

CASEL berperan penting dalam merumuskan kerangka kerja, program, dan strategi implementasi SEL di sekolah-sekolah di berbagai negara.

Kesimpulan

Pembelajaran sosial emosional merupakan pengembangan dari berbagai teori psikologi perkembangan, teori belajar sosial, kecerdasan emosional, dan pendidikan karakter.

Teori-teori tersebut menjadi dasar bagi pengembangan kerangka kerja SEL yang kini diadopsi secara luas di dunia pendidikan, khususnya melalui peran CASEL.

Dengan memahami landasan teorinya, guru dan pendidik dapat lebih efektif mengintegrasikan SEL dalam proses pembelajaran untuk menciptakan generasi yang cerdas secara intelektual, emosional, dan sosial

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.