Pengadaan Chromebook oleh Kemendikburistek Terbukti Ekonomis

AKURAT.CO Penyediaan komputer jinjing Chromebook yang dilakukan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) saat situasi pandemi covid-19 dinilai berkontribusi positif terhadap keuangan negara.
Analis ekonomi Center for Economic Research Parameters (CERPA) Danang Ari Wibowo menjelaskan, harga pembelian Chromebook yang di bawah komputer jinjing lainnya secara otomatis ikut andil meminimalisir pengeluaran negara sewaktu pandemi.
“Coba pikirkan, jika menyimak penjelasan yang muncul bahwa Chromebook lebih murah dibandingkan laptop lain. Jika sisa selisihnya dikalikan jumlah laptop yang dibeli, maka berapa banyak uang negara berhasil dihemat Kemendikbudristek kala itu,” ujar Danang, Minggu (13/7/2025).
Menurut Danang, kondisi Indonesia ketika pandemi melanda membutuhkan keuangan negara yang stabil untuk berbagai program seperti bantuan langsung tunai ke masyarakat, menjaga harga pasar tetap normal, penanganan medis, vaksinasi, dan lainnya.
Dengan sisa anggaran pembelian Chromebook yang murah dan berkualitas tentu saja, Danang melanjutkan, dapat dialokasikan untuk kebutuhan penting guna penanggulangan covid-19.
“Kalau dari sisi kajian ekonomi sudah pasti kebijakan pengadaan Chromebook untuk membantu proses pendidikan saat situasi pandemi covid-19 amat membantu. Ada selisih harga yang cukup besar dibandingkan perangkat teknologis sejenis,” kata Danang.
Danang menuturkan, pihak Kejaksaan Agung semestinya perlu mempertimbangkan sisi baik ekonomi dari pengadaan Chromebook oleh Kemendikbudristek pada saat situasi negara sedang tidak baik.
“Apalagi katanya pengadaan Chromebook telah melalui kajian teknis dan dilakukan melalui e-katalog Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), pasti sudah dihitung nilai ekonomisnya,” imbuh Danang.
Baca Juga: Kemendikbudristek Lepas 281 Mahasiswa Internasional Program Darmasiswa RI 2023/2024
Diketahui, Kejaksaaan Agung mensinyalir adanya dugaan kerugian negara sebesar Rp9,9 triliun dalam proyek pengadaan Chromebook oleh Kemendikbudristek.
Pihak Kejasaan Agung sedang mendalami dugaan dilakukannya arahan kepada tim teknis agar membuat kajian teknis pengadaan bantuan peralatan berkaitan dengan pendidikan teknologi pada 2020.
Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim menyampaikan bahwa pengadaan Chromebook saat pandemi merupakan dukungan digitalisasi agar proses pembelajaran tetap berlangsung.
Nadiem menegaskan, harga Chromebook malah lebihBmurah antara 10 persen hingga 30 persen dengan spek yang tidak kalah dari komputer jinjing lain.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026







