Tidak Hanya Indonesia, 5 Negara Ini Menyimpan Kekayaan Ragam Etnis Luar Biasa

AKURAT.CO Indonesia dikenal sebagai negara yang kaya akan keberagaman suku, bahasa dan budaya. Dari Sabang hingga Merauke, terdapat lebih dari 1.300 kelompok etnis dan ratusan bahasa daerah yang menjadi bagian identitas bangsa.
Namun, ternyata kekayaan etnis semacam ini tidak hanya dimiliki Indonesia. Di belahan dunia lain ternyata ada negara yang bahkan memiliki tingkat keragaman etnis lebih tinggi menurut ukuran internasional.
Lalu apakah hanya Indonesia yang memiliki beragam suku bangsa? Jawabannya bukan.
Baca Juga: 5 Negara Terindah di Dunia, Harus Masuk Bucket List: Nomor 3 Bikin Takjub!
Dikutip dari World Population Review, penelitian menyebutkan bahwa ada sejumlah negara dengan tingkat keragaman etnis sangat tinggi, diukur melalui indeks ethnic fractionalization.
Data ini mengungkap negara mana yang paling beragam secara etnis, siapa saja yang menempati peringkat teratas, di mana mereka berada, mengapa keragamannya tinggi dan bagaimana pengukurannya.
Fakta ini menunjukkan bahwa keberagaman etnis merupakan fenomena global yang tidak mengenal batas wilayah.
Dari data tersebut, setidaknya ada lima negara yang menonjol di dunia karena keragaman etnisnya.
Baca Juga: Tidak Hanya Indonesia, Ini Negara Lain yang Punya Keberagaman Suku
1. Uganda
Uganda menduduki peringkat pertama sebagai negara dengan keragaman etnis tertinggi di dunia.
Indeks ethnic fractionalization-nya mencapai sekitar 0,93, yang berarti terdapat kemungkinan 93 persen dua orang yang dipilih secara acak berasal dari kelompok etnis berbeda.
Keberagaman ini dipengaruhi oleh banyaknya suku asli yang mendiami wilayah ini, seperti Baganda, Banyankole, Basoga dan banyak lagi.
Masing-masing memiliki bahasa, budaya dan tradisi yang unik. Faktor sejarah kolonial dan letak geografis di Afrika Timur juga turut membentuk peta keragaman etnis yang sangat kompleks di Uganda.
Baca Juga: 10 Negara Eropa Timur Lengkap dengan Ibu Kota dan Fakta Menariknya
2. Liberia
Liberia menempati urutan kedua dengan skor sekitar 0,908. Negara di Afrika Barat ini merupakan rumah bagi lebih dari 16 kelompok etnis besar, seperti Kpelle, Bassa, Gio dan Kru.
Sejarah perdagangan, migrasi dan hubungan dengan Amerika Serikat pada masa lalu membuat struktur etnis Liberia semakin beragam.
Kehidupan sosial di Liberia sangat dipengaruhi oleh adat istiadat masing-masing kelompok, meski tetap ada identitas nasional yang menyatukan mereka.
Baca Juga: Parah! Negara dengan Tingkat Rasisme Tertinggi di Dunia, Ada Orang Korea dan Indonesia
3. Madagascar
Madagascar, pulau besar di sebelah timur Afrika, memiliki skor keragaman etnis sekitar 0,879.
Uniknya, keberagaman di negara ini terbentuk dari perpaduan etnis Afrika, Asia Tenggara dan Arab yang sudah berlangsung sejak berabad-abad. Suku Merina, Betsimisaraka dan Betsileo adalah beberapa kelompok etnis utama.
Posisi strategis Madagascar di jalur perdagangan Samudra Hindia menjadikan negara ini titik temu budaya dan genetik dari berbagai penjuru dunia.
Baca Juga: Negara Islam Ini Terancam Kiamat Air pada 2030, Dapat Memicu Eksodus Massal
4. Republik Demokratik Kongo (DR Congo)
DR Congo memiliki indeks sekitar 0,875 dan menjadi rumah bagi lebih dari 200 kelompok etnis.
Wilayah yang luas dan kekayaan sumber daya alam menjadikan negara ini sebagai tempat tinggal berbagai suku dengan karakteristik berbeda.
Masing-masing kelompok memiliki bahasa lokal, selain bahasa resmi Prancis. Keragaman ini membawa kekayaan budaya, namun juga tantangan dalam menjaga persatuan di tengah perbedaan.
Baca Juga: Semakin Religius Sebuah Negara, Semakin Tinggi Budaya Korupsinya?
5. Republik Kongo
Berbatasan langsung dengan DR Congo, Republik Kongo juga mencatat skor keragaman yang sama, yaitu 0,875. Negara ini memiliki berbagai kelompok etnis seperti Kongo, Teke dan M'Boshi.
Meski luas wilayahnya lebih kecil, keragaman etnis di sini tidak kalah signifikan.
Perpaduan budaya, musik, tarian dan bahasa membuat Republik Kongo menjadi salah satu negara dengan warisan etnis yang luar biasa di Afrika.
Keberagaman etnis adalah aset berharga yang dimiliki banyak negara di dunia.
Data ini membuktikan bahwa perbedaan adalah kekayaan yang dapat menjadi sumber kekuatan suatu negara. Dengan merawat keberagaman, kita merawat harapan akan dunia yang lebih inklusif dan saling menghargai.
Baca Juga: Lewat Program MBG Negara Hadir Menjamin Kemerdekaan Gizi Masyarakat
Laporan: Salsabilla Nur Wahdah/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









