Akurat
Pemprov Sumsel

Cara Membuat Kolam Terpal untuk Budidaya Ikan lele dengan Mudah dan Praktis bagi Pemula

Eko Krisyanto | 8 Januari 2026, 19:37 WIB
Cara Membuat Kolam Terpal untuk Budidaya Ikan lele dengan Mudah dan Praktis bagi Pemula

AKURAT.CO Budidaya ikan lele menjadi salah satu peluang usaha yang banyak diminati karena prosesnya relatif mudah dan tidak memerlukan lahan luas.

Salah satu metode yang paling cocok untuk pemula adalah menggunakan kolam terpal.

Selain hemat biaya, kolam terpal juga fleksibel dan bisa dibuat di halaman rumah, pekarangan, atau lahan kosong terbatas.

Kolam terpal ikan lele sangat cocok bagi pemula karena perawatannya lebih sederhana dibandingkan kolam beton atau tanah.

Dengan persiapan yang tepat dan langkah pembuatan yang benar, kolam terpal dapat menjadi media budidaya yang efektif untuk menghasilkan lele berkualitas dan siap panen dalam waktu singkat.

 Baca Juga: Sistem Bioflok, Solusi Budidaya Lele Minim Lahan

Keunggulan Kolam Terpal untuk Budidaya Lele

Kolam terpal memiliki banyak keunggulan yang membuatnya ideal bagi pemula. Biaya pembuatannya relatif murah dan tidak membutuhkan konstruksi permanen. Selain itu, kolam terpal mudah dibongkar pasang serta lebih mudah dikontrol kebersihan dan kualitas airnya. Risiko kebocoran dan hama tanah juga lebih kecil dibanding kolam tanah.

Persiapan Sebelum Membuat Kolam Terpal

Langkah awal yang perlu dilakukan adalah menentukan lokasi kolam. Pilih area yang mudah dijangkau, dekat dengan sumber air, serta tidak terkena sinar matahari langsung sepanjang hari.

Lokasi yang baik akan membantu menjaga kestabilan suhu air dan memudahkan perawatan kolam.

Peralatan yang perlu disiapkan antara lain terpal tebal, rangka dari kayu atau bambu, pipa PVC untuk saluran air, pasak, tali, cutter, serta alat bantu seperti meteran dan sekop. Pastikan semua bahan dalam kondisi baik agar kolam lebih awet dan tidak mudah rusak.

Langkah-Langkah Membuat Kolam Terpal Ikan Lele

Langkah pertama adalah menentukan ukuran kolam sesuai dengan luas lahan dan jumlah ikan yang akan dibudidayakan. Untuk pemula, ukuran kolam 2 x 3 meter sudah cukup ideal. Setelah itu, buat rangka kolam dari kayu atau bambu dan pastikan rangka berdiri kokoh serta rata.

Selanjutnya, pasang terpal di dalam rangka dengan rapi. Pastikan tidak ada lipatan tajam yang dapat merusak terpal.

Setelah terpal terpasang, buat lubang pada bagian samping atau bawah kolam untuk saluran pembuangan air, lalu pasang pipa PVC agar sirkulasi air lebih mudah diatur.

Pengisian Air dan Persiapan Kolam

Isi kolam dengan air bersih setinggi sekitar 30–40 cm. Setelah itu, biarkan air selama beberapa hari agar kondisi air stabil dan tidak berbau. Proses ini penting untuk menyesuaikan lingkungan kolam sebelum bibit lele ditebar. Kolam yang siap pakai biasanya ditandai dengan air yang tidak berbau dan terlihat lebih jernih.

Untuk menjaga kualitas air, pemula dapat menambahkan bahan alami seperti garam atau probiotik sesuai kebutuhan. Hal ini membantu menekan pertumbuhan bakteri berbahaya dan menjaga kesehatan ikan lele.

Pemilihan dan Penebaran Bibit Lele

Pilih bibit lele yang sehat, bergerak aktif, dan ukurannya seragam. Bibit yang berkualitas akan memengaruhi tingkat pertumbuhan dan keberhasilan panen. Sebaiknya lakukan penebaran bibit pada pagi atau sore hari agar ikan tidak stres akibat suhu air yang terlalu panas.

Sebelum ditebar, bibit perlu diadaptasikan terlebih dahulu dengan cara memasukkan wadah bibit ke dalam kolam selama beberapa menit. Setelah itu, bibit bisa dilepas perlahan ke dalam kolam terpal.

Perawatan Kolam Terpal Lele

Perawatan kolam terpal meliputi penggantian air secara berkala, pemberian pakan yang cukup, serta pengontrolan kualitas air. Air kolam sebaiknya diganti sebagian jika sudah terlihat keruh atau berbau. Jangan mengganti seluruh air sekaligus agar ikan tidak stres.

Pakan diberikan secara teratur 2–3 kali sehari sesuai ukuran ikan. Hindari pemberian pakan berlebihan karena sisa pakan dapat mengotori air dan memicu penyakit.

 Baca Juga: Cara Mudah Bisnis Budidaya Ikan Lele, Bisa Pakai Drum Plastik!

Waktu Panen Ikan Lele

Ikan lele umumnya dapat dipanen setelah 2–3 bulan pemeliharaan, tergantung dari jenis bibit dan perawatan yang dilakukan.

Lele siap panen biasanya memiliki ukuran sesuai permintaan pasar dan bergerak aktif. Proses panen dilakukan dengan menyurutkan air kolam terlebih dahulu agar ikan mudah diambil.

Membuat kolam terpal ikan lele untuk pemula bukanlah hal yang sulit jika dilakukan dengan langkah yang tepat.

Mulai dari persiapan bahan, pemasangan terpal, hingga perawatan kolam harus dilakukan secara teliti agar hasil budidaya maksimal.

Dengan modal yang relatif terjangkau dan teknik yang mudah dipelajari, kolam terpal bisa menjadi solusi praktis bagi siapa saja yang ingin memulai usaha budidaya ikan lele, baik untuk kebutuhan konsumsi maupun peluang bisnis jangka panjang.

Marina Yeremin Sindika Sari (Magang) 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
R