Cara Scan Ijazah untuk LPDP agar Tidak Ditolak, Ikuti Panduan Lengkapnya

AKURAT.CO Mendaftar beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) bukan hanya soal lolos seleksi substansi dan wawancara.
Tahap administrasi menjadi gerbang awal yang sangat menentukan.
Banyak pendaftar gugur bukan karena tidak memenuhi syarat akademik, melainkan karena kesalahan teknis saat mengunggah dokumen, termasuk ijazah yang tidak terbaca jelas, terpotong, atau tidak sesuai format.
Padahal, proses scan ijazah sebenarnya terlihat sederhana. Namun jika tidak mengikuti ketentuan yang berlaku, yakni mulai dari resolusi, format file, ukuran maksimal, hingga penamaan dokumen, maka risiko penolakan bisa terjadi.
Agar tidak mengalami kendala di tahap seleksi administrasi LPDP, berikut panduan lengkap cara scan ijazah yang benar dan aman.
1. Pastikan Dokumen yang Discan Sudah Resmi dan Lengkap
Sebelum melakukan pemindaian, pastikan ijazah yang digunakan adalah dokumen asli atau salinan yang telah dilegalisir oleh pihak kampus.
Jangan menggunakan hasil fotokopi biasa yang kemudian difoto, karena kualitasnya sering kali kurang jelas dan dapat dianggap tidak valid.
Periksa juga apakah ijazah memiliki halaman depan dan belakang yang memuat informasi penting.
Jika terdapat keterangan tambahan di bagian belakang, pastikan ikut dipindai dan digabung dalam satu file PDF sesuai ketentuan.
2. Gunakan Scanner dengan Resolusi Minimal 300 dpi
Kualitas hasil scan sangat menentukan keterbacaan dokumen. Gunakan scanner dengan resolusi minimal 300 dpi agar teks, tanda tangan, stempel, dan nomor ijazah terlihat jelas.
Hindari resolusi terlalu rendah karena dapat menyebabkan tulisan buram saat diperbesar oleh tim verifikator.
Jika tidak memiliki scanner fisik, Anda bisa menggunakan aplikasi pemindai di ponsel.
Namun pastikan pencahayaan cukup, dokumen tidak miring, tidak ada bayangan tangan, dan seluruh bagian ijazah tertangkap dengan rapi. Gunakan fitur crop otomatis agar hasil lebih presisi.
3. Simpan dalam Format PDF Sesuai Ketentuan
Sebagian besar pendaftaran LPDP mensyaratkan dokumen dalam format PDF.
Setelah memindai ijazah, simpan hasilnya dalam bentuk PDF dengan kualitas tetap tajam.
Apabila hasil scan masih berupa JPG atau PNG, ubah terlebih dahulu ke PDF menggunakan aplikasi atau konverter terpercaya. Pastikan seluruh halaman tergabung dalam satu file, bukan terpisah-pisah.
4. Perhatikan Ukuran Maksimal File
Salah satu kesalahan umum pelamar adalah ukuran file yang terlalu besar sehingga gagal diunggah ke sistem. Biasanya portal pendaftaran menetapkan batas ukuran tertentu untuk setiap dokumen.
Jika file terlalu besar, lakukan kompresi PDF secara bijak.
Jangan menurunkan kualitas secara berlebihan hingga membuat teks menjadi tidak terbaca. Kompres secukupnya agar tetap jelas namun sesuai batas sistem.
5. Gunakan Nama File yang Rapi dan Konsisten
Penamaan file sering dianggap sepele, padahal penting untuk memudahkan proses verifikasi. Gunakan format yang jelas dan profesional, misalnya:
Ijazah_S1_NamaLengkap.pdf
Ijazah_S2_NamaLengkap.pdf
Hindari nama file seperti “scanbaru1.pdf” atau “dokumenlpdpfixbanget.pdf” karena terlihat tidak profesional.
Konsistensi penamaan juga membantu Anda mengelola dokumen lain seperti transkrip nilai dan sertifikat.
6. Pastikan Data Sesuai dengan Dokumen Lain
Periksa kembali kesesuaian nama, gelar, tanggal lahir, dan informasi lain pada ijazah dengan data yang Anda masukkan di formulir pendaftaran.
Perbedaan kecil seperti salah ejaan nama atau perbedaan urutan nama dapat menimbulkan pertanyaan saat verifikasi administrasi.
Jika terdapat perbedaan nama karena perubahan data kependudukan, siapkan dokumen pendukung seperti surat keterangan resmi agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.
Baca Juga: Cara Memperbaiki Data yang Salah di Akun LPDP Setelah Submit
7. Lakukan Pengecekan Sebelum Upload
Sebelum mengunggah ke portal LPDP, buka kembali file hasil scan dan periksa:
Apakah semua tulisan terbaca jelas?
Apakah ada bagian yang terpotong?
Apakah stempel dan tanda tangan terlihat?
Apakah file dapat dibuka tanpa error?
Sebaiknya lakukan proses scan dan upload beberapa hari sebelum batas akhir pendaftaran agar masih ada waktu untuk memperbaiki jika terjadi kesalahan.
Cara scan ijazah untuk LPDP agar tidak ditolak memerlukan ketelitian dan kepatuhan terhadap ketentuan teknis.
Gunakan dokumen resmi, pindai dengan resolusi minimal 300 dpi, simpan dalam format PDF yang jelas, sesuaikan ukuran file, serta beri nama dokumen secara profesional.
Dengan persiapan yang matang dan pengecekan menyeluruh, Anda dapat meminimalkan risiko penolakan di tahap administrasi dan melangkah lebih percaya diri ke tahap seleksi berikutnya.
Vania Tri Yuniar (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









