Akurat
Pemprov Sumsel

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 Halaman 214: Tugas Teks Biografi

Dani Zahra | 21 April 2026, 14:21 WIB
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 Halaman 214: Tugas Teks Biografi
Kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 10 halaman 214. (Canva)

AKURAT.CO Kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 10 halaman 214 menjadi panduan penting bagi siswa dalam memahami tugas teks biografi.

Melalui pembahasan ini, siswa dapat mempelajari bagaimana mengidentifikasi isi, struktur, hingga pola penyajian biografi secara lebih jelas.

Baca Juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 Halaman 162: Perbedaan Puisi dan Cerpen Lengkap

Contoh yang digunakan, seperti biografi George Saa, membantu memperdalam pemahaman tentang perjalanan hidup tokoh yang ditulis berdasarkan fakta.

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 Halaman 214

Tugas

Ulangi langkah yang sama untuk biografi tokoh yang lain

Kamu bisa menggunakan biografi tokoh dari buku di perpustakaan, koran, majalah atau sumber-sumber lain.

Kamu juga bisa menggunakan biografi George Saa, Ardian Syaf, Dr. Eng. Khairul Anwar atau Malala pada bagian lain dari pelajaran ini.

Biografi George Saa

1. Mengapa teks tersebut termasuk biografi?

Jawaban: Karena isi teks menceritakan riwayat hidup seseorang yang disusun berdasarkan kejadian nyata.

2. Apa isi utama dari teks biografi tersebut?

Jawaban: Teks tersebut mengisahkan perjalanan hidup George Saa dari masa kecil hingga menjadi ilmuwan sukses.

3. Bagaimana pola penyajian teks biografi tersebut?

Jawaban: Disajikan dengan alur maju, menggunakan sudut pandang orang ketiga, ditulis secara deskriptif naratif, serta menyoroti keberhasilan tokoh di bidang ilmu pengetahuan.

4. Siapa tokoh yang dibahas dalam biografi tersebut?

Jawaban: George Saa.

5. Mengapa tokoh tersebut layak dibuatkan biografi?

Jawaban: Karena ia dikenal sebagai jenius asal Papua, pernah memenangkan lomba fisika internasional, dan menciptakan rumus yang dinamai sesuai dirinya.

6. Bagaimana kondisi masa kecil tokoh tersebut?

Jawaban: Ia tumbuh dalam keterbatasan ekonomi dan sering tidak bersekolah karena tidak memiliki biaya transportasi.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
Reporter
Dani Zahra
D