Akurat Logo

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 11 Halaman 146 Kurikulum Merdeka: Cerpen Wayang Potehi!

Putri Chandra | 4 Mei 2026, 18:46 WIB
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 11 Halaman 146 Kurikulum Merdeka: Cerpen Wayang Potehi!
Ilustrasi, kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 11 halaman 146. (OpenAI)

AKURAT.CO Berikut kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 11 halaman 146 Kurikulum Merdeka yang membahas cerpen “Wayang Potehi: Cinta yang Pupus”.

Materi ini membantu siswa memahami unsur drama, mulai dari tokoh, tata panggung, kostum, hingga efek musik dan pencahayaan.

Disajikan secara lengkap dan mudah dipahami, pembahasan ini bisa menjadi referensi belajar yang praktis untuk mendalami isi cerita sekaligus teknik pementasan drama.

Baca Juga: Oppo Reno16 Pro Diprediksi Rilis Global Juli - Agustus, Bawa Kamera 200MP dan Desain Premium


Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 11 Halaman 146

1. Cerpen “Wayang Potehi: Cinta yang Pupus” jika dibuat naskah drama akan menjadi lima babak atau adegan. Identifikasilah tokoh-tokoh yang akan terlibat dalam setiap babaknya! Jelaskan ciri-ciri fisik dan perwatakan dari setiap tokoh tersebut!

Jawaban:

Tokoh dan perwatakan dalam Babak 1: Perkenalan

  • Joko Sudiro: Penuh cinta, punya rasa malu, berani, punya keteguhan hati, berperawakan layaknya orang Indonesia seperti berkulit sawo matang, wajah lokal identik bangsa Indonesia, bertubuh tegap dan postur tubuh yang biasanya.

  • Mei Wang: Cantik, pemalu, bermata sipit, berkulit putih oriental, berambut hitam panjang

  • Penjual Bakmi: ceria, penuh jenaka, komunikatif, perasa, berperawakan layaknya orang campuran Sunda dan Tionghoa, berkulit putih, bertubuh ramping.

Tokoh dan perwatakan dalam Babak 2: Berkunjung

  • Joko Sudiro: Penuh cinta, mengedepankan sopan santun, malu-malu, berkulit sawo matang, wajah lokal identik bangsa Indonesia, bertubuh tegap, dan postur tubuh yang biasanya, memakai peci, kaus dan celana panjang.

  • Mei Wang: cantik, pemalu, bermata sipit, berkulit putih oriental, berambut hitam panjang, bergaun panjang, rambut terikat.

Tokoh dan perwatakan dalam Babak 3: Terpuruk

  • Joko Sudiro: Tak berdaya, lemah karena dipukuli terus-menerus, napasnya tersengal-sengal.

  • Sekelompok Lelaki: bertubuh tegap, berwajah garang, kuat dan kejam.

  • Pemancing: Bertopi jerami, berkaus tanpa kerah dan celana pendek selutut, bertubuh ramping dan berkulit sawo matang.

Tokoh dan perwatakan dalam Babak 4: Pencarian

Baca Juga: Kalah dari Vietnam dan Malaysia, PMI Manufaktur RI April 2026 Masuk Fase Kontraksi

  • Joko Sudiro: Penuh bekas luka, bertubuh lebih kurus dari sebelumnya, berwajah lokal khas Indonesia, berjalan dengan tertatih, berpakaian kaus tanpa kerah dan celana panjang.

  • Penjual Bakmi: berwajah sedih tidak biasanya yang selalu ceria, bertubuh ramping, berwajah oriental, berbicara bahasa Sunda.

Tokoh dan perwatakan dalam Babak 5: Bertemu Kembali

  • Joko Sudiro: Berwajah lokal khas Indonesia, berkulit sawo matang, tubuhnya lebih bugar dari sebelumnya, ekspresinya mengharapkan bertemu cinta sejati, berpakaian kemeja dan celana jeans.

  • Mei Wang: Berwajah cantik, berambut hitam panjang yang digerai, berkulit putih, mengenakan blus dan rok warna senada.

2. Bagaimana tata panggung dari setiap babak harus dipersiapkan sehingga bisa menggambarkan latar tempat, latar waktu, dan latar suasana dalam cerpen tersebut? Lengkapi penjelasan tata panggung dengan perlengkapan panggung yang harus disediakan dalam kelima babak tersebut!

Jawaban:

Tata panggung dalam Babak 1: Perkenalan

  • Suasana malam hari seakan di depan rumah, ada jendela yang berseberangan dan pintu.

  • Mei Wang keluar dari pintu mendekati gerobak penjual bakmi.

  • Joko Sudiro mengamati dari jendela lalu ikut keluar mendekati gerobak.

Tata panggung dalam Babak 2: Berkunjung

  • Suasana malam hari di teras depan rumah Mei Wang, dan dalam kamar Mei Wang dengan adanya wayang potehi.

  • Mei Wang berjalan keluar dari dalam kamar, bertemu dengan Joko Sudiro di teras.

  • Mereka berdua malu-malu sambil memulung kain taplak meja depan mereka hingga lecek.

Tata panggung dalam Babak 3: Terpuruk

  • Suasana entah pagi atau malam, seakan di sebuah ruangan gelap dengan lampu pijar remang-remang

  • Joko Sudiro duduk di kursi kayu dan diikat tangannya ke belakang

Tata panggung dalam Babak 4: Pencarian

  • Kesannya di jalan-jalan, di sini pemeran yang berperan penting untuk menunjukkan kesan pencarian tersebut.

  • Ada gerobak penjual bakmi pula dan penampakan rumah Mei Wang

Tata panggung dalam Babak 5: Bertemu Kembali

  • Kesannya di sebuah pertunjukan wayang, dengan adanya wayang-wayang, pakaian dalang, peralatan musik jawa, dan layar serta lampu pewayangan.

  • Kursi-kursi penonton.

3. Identifikasilah dan jelaskan bagaimana kostum dan tata wajah yang harus dikenakan oleh para pemain peran dalam kelima babak tersebut sehingga bisa mewakili isi cerita dari cerpen!

Jawaban:

Kostum dan tata wajah dalam Babak 1: Perkenalan

  • Joko Sudiro: Kostumnya memakai kaus, peci dan sarung, tata wajahnya natural layaknya orang khas Indonesia.

  • Mei Wang: Kostumnya memakai kaus, celana panjang, rambut digerai, tata wajahnya natural khas oriental.

  • Penjual Bakmi: Kostumnya memakai kaus tanpa kerah, celana panjang dan mengalungkan serbet di leher, tata wajahnya natural khas orang Tionghoa.

Kostum dan tata wajah dalam Babak 2: Berkunjung

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.