Akurat Logo

Hardiknas 2026: Siswa Teluknaga Belajar Coding Lewat Minecraft dan Sportivitas dari Mobile Legends

Saeful Anwar | 8 Mei 2026, 12:45 WIB
Hardiknas 2026: Siswa Teluknaga Belajar Coding Lewat Minecraft dan Sportivitas dari Mobile Legends
Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Sekolah Wahana Harapan Tegal Angus berlangsung meriah dan berbeda dari biasanya.

AKURAT.CO Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Sekolah Wahana Harapan Tegal Angus berlangsung meriah dan berbeda dari biasanya.

Melalui kompetisi berbasis teknologi dan gim edukatif, para siswa diajak belajar kreativitas, kerja sama tim, hingga logika digital dengan cara yang lebih dekat dengan keseharian mereka.

Sekolah Wahana Harapan Tegal Angus berkolaborasi dengan CSR PIK2 menggelar kegiatan Minecraft Education & Mobile Legends Competition yang diikuti siswa SD, SMP, hingga SMA se-Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang.

Sejak pagi, halaman sekolah dipenuhi antusiasme peserta yang datang untuk mengikuti berbagai perlombaan.

Acara dibuka dengan penampilan drama dan tari dari siswa Wahana Harapan yang membuat suasana semakin semarak.

Kegiatan tersebut turut dihadiri pihak yayasan, panitia, unsur pemerintah setempat, Camat Teluknaga, hingga Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tangerang.

Suasana pembukaan semakin meriah saat pertunjukan barongsai tampil di hadapan peserta dan tamu undangan.

Namun di balik kemeriahan itu, kegiatan tersebut membawa pesan penting tentang transformasi pendidikan yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Tim CSR PIK2 dalam sambutannya menegaskan komitmen mendukung pendidikan berbasis teknologi dan pengembangan keterampilan digital bagi pelajar.

Salah satu kompetisi yang paling menarik perhatian adalah Minecraft Education.

Lewat platform tersebut, siswa dikenalkan pada konsep coding dan pemecahan masalah dengan pendekatan yang interaktif dan menyenangkan.

Baca Juga: Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang, KPK Terus Dalami Skandal Kuota Haji

Para peserta ditantang membangun proyek digital, menyelesaikan tantangan, hingga belajar berpikir logis melalui permainan edukatif.

Salah satu peserta, Arkan Maulana, siswa SMP asal Teluknaga, mengaku baru pertama kali mengikuti kompetisi berbasis teknologi seperti itu.

“Awalnya saya kira Minecraft cuma untuk main. Ternyata bisa dipakai untuk belajar coding dan menyelesaikan tantangan,” ujar Arkan.

Menurutnya, metode belajar seperti itu membuat siswa lebih percaya diri untuk mengenal teknologi.

“Kalau belajarnya seperti ini jadi tidak terlalu takut. Bisa coba sendiri dan kalau salah bisa diperbaiki lagi,” katanya.

Sementara itu, di ruang kompetisi lain, para siswa SMA dan SMK mengikuti Mobile Legends Competition yang menekankan pentingnya strategi, komunikasi, kerja sama tim, dan sportivitas.

Setiap pertandingan berlangsung sengit dengan dukungan sorak-sorai dari peserta lain. Meski kompetitif, suasana tetap penuh semangat kebersamaan.

Peserta tingkat SMA, Kevin Pratama, mengatakan kompetisi tersebut memberinya pelajaran penting tentang kerja sama tim.

“Kalau main sendiri tidak akan menang. Kami harus saling dengar, saling bantu, dan tidak boleh egois,” ujar Kevin.

Babak final berlangsung sekitar pukul 12.00 WIB dan ditutup dengan pengumuman pemenang.

Melalui kegiatan ini, peringatan Hardiknas 2026 di Teluknaga tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga ruang belajar baru yang mempertemukan pendidikan dengan perkembangan teknologi digital.

Kolaborasi antara Sekolah Wahana Harapan Tegal Angus dan CSR PIK2 menunjukkan, pendidikan dapat terus berkembang mengikuti zaman tanpa kehilangan nilai dasar seperti kreativitas, disiplin, dan kerja sama.

Baca Juga: Outlook Investasi 2026: Strategi Allianz Indonesia Saat Pasar Masih Penuh Ketidakpastian

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.