Akurat Logo

Apa Itu Valas? Ini Pengertian, Fungsi, dan Contohnya

Nurma Nafisa Faradilla | 5 Juni 2026, 17:00 WIB
Apa Itu Valas? Ini Pengertian, Fungsi, dan Contohnya
Ilustrasi valuta asing atau valas. (Magnific)

AKURAT.CO Istilah valas sering muncul dalam berita ekonomi, investasi, hingga transaksi internasional. Meski demikian, masih banyak orang yang belum memahami apa sebenarnya yang dimaksud dengan valas dan mengapa keberadaannya sangat penting dalam aktivitas ekonomi global.

Secara sederhana, valas adalah singkatan dari valuta asing, yaitu mata uang yang berasal dari negara lain dan digunakan sebagai alat pembayaran dalam transaksi internasional.

Baca Juga: Link Live Streaming Indonesia vs Oman Malam Ini, Cek Jadwal Tayang dan Cara Nontonnya

Keberadaan valas memungkinkan kegiatan perdagangan, investasi, hingga perjalanan antarnegara dapat berlangsung dengan lebih mudah.

Lalu, apa itu valas dan bagaimana fungsinya dalam kehidupan sehari-hari? Berikut penjelasan lengkapnya.

Apa Itu Valas?

Valas atau valuta asing adalah mata uang yang diterima dan digunakan dalam transaksi internasional selain mata uang domestik suatu negara.

Dikutip dari International Monetary Fund (IMF), valuta asing mengacu pada aset keuangan yang dinyatakan dalam mata uang negara lain dan digunakan dalam transaksi lintas negara maupun cadangan devisa.

Sementara itu, dikutip dari Investopedia, foreign exchange atau forex merupakan proses pertukaran satu mata uang dengan mata uang lainnya untuk berbagai keperluan seperti perdagangan, investasi, dan perjalanan internasional.

Di Indonesia, contoh valas yang umum digunakan antara lain dolar Amerika Serikat (USD), euro (EUR), yen Jepang (JPY), pound sterling Inggris (GBP), dan dolar Singapura (SGD).

Baca Juga: ​Merasa Dikecewakan Sunan Kalijaga, Erin Wartia Bongkar Alasan Ganti Pengacara

Fungsi Valas

Valuta asing memiliki peran penting dalam perekonomian modern. Berikut beberapa fungsi utamanya.

1. Alat Pembayaran Internasional

Valas digunakan untuk membayar barang dan jasa yang diperdagangkan antarnegara. Misalnya, perusahaan Indonesia yang mengimpor produk dari luar negeri biasanya melakukan pembayaran menggunakan mata uang asing.

2. Sarana Investasi

Banyak investor membeli mata uang asing sebagai bagian dari strategi diversifikasi aset. Nilai tukar yang berubah-ubah dapat memberikan peluang keuntungan.

3. Mendukung Kegiatan Perjalanan Internasional

Saat bepergian ke luar negeri, seseorang perlu menukarkan rupiah dengan mata uang negara tujuan agar dapat melakukan transaksi selama berada di sana.

4. Cadangan Devisa Negara

Bank sentral di berbagai negara menyimpan valas sebagai cadangan devisa untuk menjaga stabilitas ekonomi dan mendukung kebijakan moneter.

Jenis-jenis Valas

Valuta asing dapat dibedakan berdasarkan bentuk dan penggunaannya.

Valas Fisik

Valas fisik berupa uang kertas dan uang logam yang diterbitkan oleh negara tertentu, seperti dolar AS atau euro.

Valas Nonfisik

Valas nonfisik berupa saldo rekening, deposito, cek perjalanan, atau instrumen keuangan lainnya yang nilainya dinyatakan dalam mata uang asing.

Baca Juga: PLN Laporkan Progres EBT, Sekitar 5,2 GW Masuk Tahap Konstruksi

Contoh Valas yang Banyak Digunakan

Beberapa mata uang asing yang paling sering digunakan dalam transaksi internasional antara lain:

  • Dolar Amerika Serikat (USD)

  • Euro (EUR)

  • Yen Jepang (JPY)

  • Pound Sterling Inggris (GBP)

  • Dolar Singapura (SGD)

  • Dolar Australia (AUD)

  • Yuan China (CNY)

Mata uang tersebut banyak digunakan karena berasal dari negara atau kawasan dengan aktivitas ekonomi yang besar dan aktif dalam perdagangan global.

Apa Itu Pasar Valas?

Pasar valas atau foreign exchange market (forex market) adalah tempat terjadinya transaksi jual beli mata uang asing.

Dikutip dari Bank for International Settlements (BIS), pasar valuta asing merupakan pasar keuangan terbesar di dunia dengan nilai transaksi harian mencapai triliunan dolar AS.

Pasar ini beroperasi hampir 24 jam sehari karena melibatkan pelaku dari berbagai negara dan zona waktu.

Faktor yang Mempengaruhi Nilai Tukar Valas

Nilai tukar mata uang asing dapat berubah setiap saat karena dipengaruhi berbagai faktor, antara lain:

Kondisi Ekonomi

Pertumbuhan ekonomi yang kuat biasanya meningkatkan kepercayaan terhadap mata uang suatu negara.

Tingkat Suku Bunga

Perubahan suku bunga dapat memengaruhi arus modal dan permintaan terhadap suatu mata uang.

Inflasi

Negara dengan tingkat inflasi rendah cenderung memiliki mata uang yang lebih stabil dibanding negara dengan inflasi tinggi.

Situasi Politik dan Global

Ketidakpastian politik atau konflik internasional sering kali memengaruhi pergerakan nilai tukar mata uang.

Baca Juga: Ayo Dukung Langsung! Ini Cara Beli Tiket Timnas Indonesia Lewat Livin' Sukha

Perbedaan Valas dan Devisa

Meski sering dianggap sama, valas dan devisa memiliki pengertian yang berbeda. Valas adalah mata uang asing yang digunakan dalam transaksi internasional.

Sementara devisa adalah seluruh aset luar negeri yang dimiliki suatu negara, termasuk valuta asing, emas, surat berharga luar negeri, dan aset internasional lainnya. Dengan kata lain, valas merupakan salah satu komponen dari devisa.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.