Perbedaan Manusia Purba Pithecanthropus dan Meganthropus

AKURAT.CO Indonesia dikenal sebagai salah satu tempat penting dalam penemuan fosil manusia purba.
Dari berbagai temuan, dua jenis manusia purba yang cukup sering dibahas adalah Pithecanthropus dan Meganthropus.
Keduanya sama-sama hidup pada zaman prasejarah dan meninggalkan jejak berupa fosil yang ditemukan di Pulau Jawa, namun memiliki ciri khas dan perbedaan yang cukup mencolok.
Baca Juga: Indonesia sebagai Episentrum Peradaban Purba: 130 Tahun Pithecanthropus Erectus
Sekilas Tentang Pithecanthropus
Nama Pithecanthropus berasal dari bahasa Yunani, yaitu pithekos yang berarti kera dan anthropos yang berarti manusia. Istilah ini menggambarkan bahwa Pithecanthropus merupakan manusia purba yang masih memiliki ciri-ciri mirip kera namun sudah berkembang menuju manusia.
Fosil Pithecanthropus pertama kali ditemukan oleh Eugene Dubois pada tahun 1891 di Trinil, Jawa Timur. Jenis yang paling terkenal adalah Pithecanthropus erectus. Mereka hidup sekitar 1–1,5 juta tahun yang lalu pada masa Pleistosen.
Ciri-ciri Pithecanthropus:
Tinggi badan sekitar 165–180 cm.
Postur tubuh tegak (erectus berarti berdiri tegak).
Volume otak 750–1.300 cc, lebih besar dibandingkan manusia kera sebelumnya.
Tulang rahang kuat, tetapi gigi sudah lebih kecil dibandingkan Meganthropus.
Hidup dengan cara berburu dan meramu (food gathering).Sudah mengenal penggunaan alat-alat sederhana dari batu.
Baca Juga: Cara Manusia Purba Menemukan Api dan Kapan Mulai Menggunakannya
Sekilas Tentang Meganthropus
Nama Meganthropus berarti “manusia besar," sesuai dengan namanya, Meganthropus memiliki tubuh yang jauh lebih besar dibandingkan jenis manusia purba lain.
Fosil Meganthropus ditemukan di Sangiran, Jawa Tengah, oleh von Koenigswald pada tahun 1941. Mereka diperkirakan hidup lebih tua dibanding Pithecanthropus, yaitu sekitar 1,5–2 juta tahun yang lalu.
Ciri-ciri Meganthropus:
Tubuh berukuran sangat besar dan kekar.
Rahang bawah sangat kuat, dengan gigi geraham besar.
Volume otak lebih kecil dibanding Pithecanthropus.
Bentuk wajah lebih menonjol ke depan (prognatis).
Diperkirakan hidup dari tumbuhan, karena giginya cocok untuk mengunyah makanan keras seperti umbi-umbian.
Belum ditemukan bukti bahwa mereka menggunakan alat-alat batu secara kompleks.
Perbedaan Pithecanthropus dan Meganthropus
Perbedaannya terletak pada bentuk tubuh, otak, serta cara hidupnya. Pithecanthropus memiliki postur tegak dengan tinggi sekitar 165–180 cm, volume otaknya lebih besar, dan sudah mulai menggunakan alat-alat sederhana untuk berburu dan meramu.
Sementara itu, Meganthropus berukuran tubuh jauh lebih besar dan kekar, dengan rahang serta gigi yang kuat, namun volume otaknya lebih kecil dan kehidupannya cenderung bergantung pada tumbuhan.
Dari segi perkembangan, Pithecanthropus dianggap lebih maju menuju manusia modern, sedangkan Meganthropus masih lebih primitif.
Bunga Adinda (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK




