Akurat Logo

10 Negara Paling Rawan Gempa di Dunia, Indonesia Peringkat Berapa?

Nurma Nafisa Faradilla | 16 Juni 2026, 16:00 WIB
10 Negara Paling Rawan Gempa di Dunia, Indonesia Peringkat Berapa?
Ilustrasi gempa bumi. (Pixabay)

AKURAT.CO Negara paling rawan gempa menjadi perhatian karena tingginya aktivitas seismik dapat menimbulkan kerusakan besar, korban jiwa, hingga bencana susulan seperti tsunami dan tanah longsor. Sebagian besar negara dalam daftar ini berada di kawasan Cincin Api Pasifik yang dikenal sebagai jalur gempa paling aktif di dunia.

Berdasarkan data World Atlas, Indonesia termasuk salah satu negara dengan tingkat risiko gempa tertinggi karena berada di pertemuan beberapa lempeng tektonik besar. Berikut daftar 10 negara paling rawan gempa di dunia yang perlu diketahui.

1. Jepang

Jepang dikenal sebagai salah satu negara paling rawan gempa di dunia. Negara ini berada di kawasan Cincin Api Pasifik yang menjadi tempat bertemunya beberapa lempeng tektonik aktif.

Baca Juga: Jadwal Piala Dunia 17 Juni 2026 Lengkap, Ada 4 Laga Seru Termasuk Argentina vs Aljazair

Gempa bumi terjadi hampir setiap hari dalam skala kecil. Untuk mengurangi risiko, Jepang mengembangkan sistem peringatan dini dan teknologi bangunan tahan gempa yang sangat maju.

2. Indonesia

Indonesia menempati posisi teratas dalam daftar negara rawan bencana di dunia. Letaknya yang berada di pertemuan Lempeng Indo-Australia, Eurasia, dan Pasifik membuat aktivitas gempa terjadi cukup sering.

Selain gempa bumi, Indonesia juga rentan terhadap tsunami, letusan gunung api, banjir, dan tanah longsor.

3. China

China memiliki wilayah yang sangat luas dengan sejumlah zona patahan aktif. Pergerakan lempeng tektonik di kawasan Asia menyebabkan beberapa wilayah di negara ini sering mengalami gempa bumi berkekuatan besar.

Gempa yang terjadi di China dalam sejarah bahkan telah menyebabkan korban jiwa dalam jumlah besar.

4. Filipina

Sebagai negara yang berada di Cincin Api Pasifik, Filipina menghadapi ancaman gempa bumi hampir setiap tahun.

Kondisi geografis yang didominasi pegunungan juga membuat gempa sering memicu tanah longsor yang membahayakan penduduk.

5. Iran

Iran merupakan salah satu negara dengan aktivitas seismik tertinggi di kawasan Timur Tengah.

Banyak kota di negara ini berada dekat dengan jalur patahan aktif sehingga gempa bumi besar kerap terjadi dan menimbulkan kerusakan luas.

6. Turkiye

Turkiye terletak di antara beberapa lempeng tektonik besar yang terus bergerak. Posisi ini membuat negara tersebut sering mengalami gempa bumi.

Gempa besar yang melanda Turkiye dalam beberapa tahun terakhir menjadi bukti tingginya aktivitas tektonik di kawasan tersebut.

7. Peru

Peru berada di wilayah barat Amerika Selatan yang termasuk bagian dari Cincin Api Pasifik.

Negara ini rutin mengalami gempa bumi dengan berbagai magnitudo. Pemerintah Peru juga secara berkala menggelar simulasi kebencanaan untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat.

8. Amerika Serikat

Beberapa wilayah Amerika Serikat, khususnya bagian barat, memiliki risiko gempa yang tinggi karena berada dekat dengan sesar aktif seperti Sesar San Andreas.

Negara ini memiliki sistem pemantauan gempa yang canggih untuk mendeteksi aktivitas seismik sejak dini.

9. Italia

Italia memiliki sejarah panjang terkait gempa bumi. Letaknya yang berada di kawasan pertemuan beberapa lempeng tektonik membuat aktivitas gempa cukup sering terjadi.

Selain gempa, Italia juga memiliki sejumlah gunung berapi aktif yang menambah kompleksitas risiko kebencanaannya.

Baca Juga: Apa Fungsi Klorofil pada Daun Tumbuhan Hijau?

10. Meksiko

Meksiko menjadi negara lain yang berada di jalur Cincin Api Pasifik. Aktivitas tektonik di wilayah ini menyebabkan gempa bumi cukup sering terjadi, terutama di bagian selatan dan pesisir Pasifik.

Karena itu, sistem mitigasi dan kesiapsiagaan bencana terus diperkuat untuk mengurangi dampak yang ditimbulkan.

Mengapa Negara Tersebut Lebih Rawan Terkena Gempa?

Gempa bumi umumnya terjadi akibat pergerakan lempeng tektonik di bawah permukaan bumi. Ketika dua lempeng saling bertumbukan, bergeser, atau menjauh satu sama lain, energi yang tersimpan akan dilepaskan dalam bentuk getaran.

Negara yang berada di sekitar batas lempeng tektonik aktif biasanya lebih sering mengalami aktivitas seismik dibandingkan wilayah yang jauh dari zona tersebut.

Selain itu, aktivitas gunung berapi, patahan aktif, hingga kondisi geologi tertentu juga dapat meningkatkan risiko terjadinya gempa bumi.

Baca Juga: Cara Menyelamatkan Diri Saat Gempa Bumi, Ini 7 Langkah Penting yang Harus Dilakukan

FAQ

Negara mana yang paling rawan gempa di dunia?

Jepang dan Indonesia sering disebut sebagai negara paling rawan gempa karena berada di kawasan Cincin Api Pasifik yang memiliki aktivitas tektonik sangat tinggi.

Mengapa Indonesia sering mengalami gempa bumi?

Indonesia berada di pertemuan tiga lempeng tektonik besar dunia, yaitu Indo-Australia, Eurasia, dan Pasifik, sehingga aktivitas gempa terjadi cukup sering.

Apa itu Cincin Api Pasifik?

Cincin Api Pasifik adalah jalur yang mengelilingi Samudera Pasifik dan menjadi pusat aktivitas gempa bumi serta gunung berapi terbesar di dunia.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.