Makna Bisikan Jokowi Ke Ganjar, Emrus Sihombing: Sinyal Dukungan Yang Jelas

AKURAT.CO Pengamat komunikasi politik Universitas Pelita Harapan (UPH), Emrus Sihombing, menilai, bisikan Presiden Joko Widodo kepada bakal capres Ganjar Pranowo saat menghadiri Rakernas ke-IV PDI Perjuangan sebagai sinyal dukungan.
Adapun, dalam bisikan itu Jokowi menyampaikan pesan penting kepada Ganjar bahwa jika sudah selesai dilantik pada 2024 nanti maka sebaiknya langsung mengerjakan urusan kedaulatan pangan.
"Maknanya adalah Jokowi mendukung dan menginginkan Ganjar Pranowo menjadi Presiden mendatang," kata Emrus saat menjadi narasumber Trijaya Hot Topic petang, Jumat (6/10/2023).
Baca Juga: Silsilah Keluarga Ganjar Pranowo, Banyak Berkecimpung Di Pesantren Dan Organisasi Islam
Dalam ilmu komunikasi, lanjut Emrus, bisikan adalah lambang nonverbal yang menunjukkan kedekatan antarindividu, baik secara sosiologis, psikologis, maupun antropologis.
"Kalau dia (Jokowi) ada hambatan psikologis, hambatan budaya, dan hambatan sosiologis, tidak mungkin membisikkan dekat kuping. Ini menunjukkan bahwa Jokowi merasa dirinya sama dengan Ganjar," ujarnya.
Menurutnya, Jokowi seolah memberi kepercayaan pada Ganjar untuk melanjutkan langkah strategis yang telah ia rintis, dalam upaya mencegah krisis pangan di Indonesia.
"Apalagi ada kalimat ketiga, kalau sudah dilantik gaspol. Berarti peta kognisi Jokowi sudah terbayang bahwa Ganjarlah yang akan dilantik sebagai presiden. Kalau kita bicara psikologi komunikasi, kata-kata ini adalah pesan spontan yang mewakili perasaan Jokowi," tambahnya.
Baca Juga: Silahturahmi Dengan Pimpinan Pondok Pesantren Se-Cianjur, Ganjar Didoakan Jadi Presiden
Emrus tidak menampik, dalam beberapa kesempatan Jokowi juga pernah memberi sinyal dukungan bagi bacapres lain, khususnya Prabowo Subianto.
Tapi ia menilai, endorsemen itu disampaikan Jokowi semata-mata karena menghormati posisi Prabowo sebagai menterinya, bukan dilandasi rasa percaya penuh sebagaimana Jokowi terhadap Ganjar.
"Trust itu hanya pada Ganjar, kalau Prabowo tidak ada jaminan. Karena Prabowo masih menterinya Jokowi, sehingga ia akan melanjutkan program pemerintah. Tapi ketika sudah jadi Presiden maka dia pasti akan menjadi dirinya sendiri. Nah Ganjar tidak seperti itu, karena mereka satu partai, satu ideologi," ucapnya.
Baca Juga: Arsjad Rasjid Ungkap Rahasia Ganjar Pranowo: Dendam Kemiskinan
Melihat kecenderungan ini, Emrus memprediksi, dukungan Jokowi terhadap Ganjar ke depan akan semakin konkret. "Ini tunggu waktu saja, Kaesang, Gibran dan Bobby juga akan memberikan dukungan bagi Ganjar," tukas Emrus
Sebagai informasi, bisikan Jokowi ke Ganjar itu berlangsung saat menghadiri Rakernas ke-IV PDIP di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (29/9/2023). Jokowi pun mengungkap apa yang menjadi isi bisikannya itu.
"Tadi saya bisik-bisik ke beliau, pak nanti habis dilantik besoknya langsung masuk ke kedaulatan pangan, gak usah lama-lama perencanaannya. Disiapkan sekarang, begitu dilantik besok langsung kerja ke kedaulatan pangan," ungkap Jokowi.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










