Bawaslu Jamin Tes Kesehatan Capres Cawapres Transparan
Bayu Primanda | 22 Oktober 2023, 16:13 WIB

AKURAT.CO Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI bakal mengawasi secara aktif terkait netralitas dan independensi tim kesehatan yang memeriksa tiga bakal calon presiden dan wakil presiden.
Ketua Bawaslu, Rahmat Bagja, mengatakan, proses pemeriksaan di RSPAD Gatot Subroto dilakukan secara transparan dan adil bagi semua bakal calon presiden dan wakil presiden yang berlaga dalam Pilpres 2024.
Kendati demikian, terkait detail rekam medis tidak bisa diumbar ke publik karena bersifat rahasia dan tim kesehatan berhak menjaga privasi semua bacapres dan bacawapres.
"Independensi dokter RSPAD itu begini, baik TNI Polri harus netral karena mereka tidak memilih. Di situ sudah harus independen," kata Bagja, Minggu (22/10/2023).
Dalam hal ini, Bagja menjelaskan KPU akan menilai lolos tidaknya bakal capres dan cawapres dalam tes kesehatan setelah seluruh calon diperiksa.
Proses ini diharapkan tidak ditemukan pelanggaran walau potensi bisa saja terjadi.
"Kami akan terus kordinasi dengan KPU soal independensi tapi kalau dalam karakternya TNI maupun polisi harus independen. Bawaslu akan terus aktif dalam pengawasan," tutur Bagja.
Kepala RSPAD Gatot Soebroto, Letjen TNI Budi Sulistya, pun memastikan tim kedokteran yang memeriksa Capres dan Cawapres dengan pelayanan yang sama.
Sebab, Budi menyampaikan hal ini hanya dilakukan sebagaimana mandat undang-undang memastikan capres dan cawapres sehat jasmani, rohani dan bebas dari narkoba.
Sebagai informasi, Budi menjelaskan adapun sekitar 50 dokter dipersiapkan untuk tes kesehatan ini baik yang langsung terlibat maupun kepanitiaan.
Untuk durasi pemeriksaan tiap capres dan cawapres, dia pun menginformasikan akan memakan waktu kurang lebih 8 hingga 10 jam.
"Pemeriksaan yang kami laksanakan adalah profesionalisme, independensi dan dapat dipercaya. Ini hal yang sangat dasar dan sangat prinsip serta rutin kami laksanakan di RSPAD Gatot Subroto," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









