Politisi Gerindra Ungkap Penyebab Erick Thohir Tak Jadi Cawapres Maupun Timses Prabowo

AKURAT.CO Menteri BUMN Erick Thohir harus mengubur mimpi berlaga pada Pilpres 2024. Sekalipun memiliki elektabilitas tingggi, Erick gagal jadi cawapres dan tak masuk tim sukses (timses) pemenangan Prabowo Subianto.
Ketua DPP Gerindra, Andre Rosiade membeberkan penyebab kandasnya Erick. Anggota DPR menyebut, pilihan menggaet Gibran Rakabuming sebagai cawapres, merupakan hasil kesepakatan dari seluruh ketum anggota Koalisi Indonesia Maju (KIM).
"Ya itu tentu hasil kesepakatan partai-partai politik yang ada," kata Andre, di Jakarta, Sabtu (28/10/2023).
Baca Juga: Bukan Erick Thohir, Cawapres Prabowo Lebih Condong Ke Gibran Dan Khofifah
Menurutnya, ada makna tersendiri yang mendorong para ketum KIM sepakat mengusung duet Prabowo-Gibran. PAN yang awalnya menjagokan Erick pun ikut menyetujui Gibran.
Andre menyebut, duet Prabowo-Gibran membawa makna rekonsiliasi antara Prabowo-Jokowi yang sudah terjalin sejak Pilpres 2019. Menyatunya dua tokoh yang sempat bersaing keras dianggap modal besar untuk menghadapi Pilpres 2024.
"Bagaimana Prabowo dan Jokowi melakukan rekonsiliasi menciptakan persatuan, dan persatuan ini harus kita jaga ke depannya untuk memastikan tidak ada lagi polarisasi dan persatuan ini menjadi modal besar kita di 2024 ke depan, untuk memastikan keberlanjutan dari pondasi yang sudah diletakkan Jokowi," ujarnya.
Baca Juga: Erick Thohir Urus SKCK, PAN: Persiapan Berkas Pencawapresan
Andre juga mengungkapkan tidak masuknya Erick dalam timses karena adanya aturan yang mengharuskan pejabat publik mundur. Posisi Erick juga strategis dalam pemerintahan karena yang bersangkutan juga menggantikan Menko Marves Luhut Pandjaitan yang sedang sakit.
"Pejabat publik itu harus mengundurkan diri atau cuti. Nah kalau Erick Thohir menjadi ketua Timses, otomatis beliau harus cuti dari Menteri BUMN dan Plt Menko Marves," kata dia.
Sekalipun tak jadi cawapres dan bagian dari tim pemenangan, Andre optimistis Erick akan tetap berada dalam barisan pendukung Prabowo. "Insya Allah Erick dukung Prabowo," ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









